25 March 2021, 12:09 WIB

Venezuela Tolak Terima Vaksin AstraZeneca


Basuki Eka Purnama | Internasional

WAKIL Presiden Venezuela Delcy Rodriguez, Rabu (24/3), mengatakan negara Amerika Selatan itu tidak mau menerima vaksin covid-19 produksi AstraZeneca bahkan jika ditawari oleh program Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Covax.

Vaksin AstraZeneca menjadi sorotan setelah sejumlah negara Eropa dan negara lain di dunia menghentikan penggunananya, pekan lalu, karena dianggap menyebabkan penggumpalan darah.

Namun, vaksin covid-19 itu, kini, telah dinyatakan aman oleh WHO dan otoritas obat-obatan Eropa, EMA.

Baca juga: Covid-19 Meroket, Pemerintah Finlandia Batasi Pergerakan Warga

"Venezuela dengan tegas akan memilih vaksin yang diberikan kepada warganya, meski melalui mekanisme Covax," ujar Rodriguez.

Sejauh ini, Venezuela hanya mengizinkan penggunaan vaksin covid-19 buatan Rusia, Sputnik V, dan produksi perusahaan Tiongkok Sinopharm.

Pada 15 Maret, Venezuela mengatakan kepada Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) bahwa mereka tidak akan menerima vaksin AstraZeneca meski telah memesan sebanyak antara 1,4 dan 2,4 juta dosis melalui Covax, inisiatif WHO untuk meratakan distribusi vaksin covid-19.

Namun, hingga kini, belum ada vaksin covid-19 yang dikirimkan melalu Covax karena banyaknya utang Venezuela kepada WHO. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT