15 March 2021, 11:16 WIB

New York Kenang Korban Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

NEW York, kota Amerika Serikat (AS) yang paling parah dihantam covid-19, Minggu (14/3), menggelar upacara sendu mengenang 30.258 warga yang tewas karena penyakit itu, setahun setelah pandemi itu menghantam kota berjuluk the Big Apple itu.

"Lebih banyak warga New York yang tewas ketimbang di Perang Dunia II, Perang Vietnam, Badai Sandy, dan 9/11 digabungkan. Setiap keluarga terpengaruh. Sangat banyak keluarga yang menderita," ujar Wali Kota New York Bill de Blasio dalam sebuah upacara yang digelar secara daring setelah meminta warga kota itu untuk mengheningkan cipta untuk para korban.

De Blasio kemudian memuji para pekerja kesehatan yang disebutnya banyak menyelamatkan nyawa warga New York dengan menjadikan nyawa mereka sendiri sebagai taruhan.

Baca juga: Bahrain Longgarkan Sejumlah Pembatasan Covid-19

Dia juga meminta warga New York untuk mengenang masa-masa indah.

"Apa pun yang terjadi, tidak ada orang yang bisa mengambil dansa yang telah Anda lakukan," ujarnya dalam bahasa Spanyol mengutip penulis Kolombia Gabriel Garcia Marquez. Sepertiga warga New York adalah imigran latin.

Upacara virtual itu dibuka dengan penampilan singkat dari New York Philharmonic yang dilakukan di depan lilin-lilin yang dinyanyikan dan di depan Jembatan Brooklyn.

Foto korban covid-19 berwarna hitam putih kemudian diproyeksikan di jembatan itu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT