11 March 2021, 08:07 WIB

Brasil Kembali Catat Angka Kematian Tertinggi Akibat COVID-19


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

BRASIL kembali mencatat rekor angka kematian per hari akibat covid-19 yang mencapai 2.286 orang pada Rabu (10/3). Jumlah ini meningkat dari yang dilaporkan pada hari sebelumnya yang mencapai 1.972 kematian. Lebih dari 268.000 orang telah meninggal di Brasil sejak dimulainya pandemi, menurut data Universitas Johns Hopkins. Ini merupakan tingkat kematian tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Negara itu juga melaporkan 79.876 kasus baru covid-19 pada Rabu, meningkatkan jumlah kasusnya menjadi lebih dari 11,1 juta infeksi. Direktur Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) Carissa Etienne memperingatkan bahwa kasus meningkat di hampir setiap negara bagian Brasil, dan selama seminggu terakhir, negara tersebut melaporkan tingkat infeksi tertinggi kedua serta hari paling mematikan sejak pandemi dimulai.

Dia menunjuk negara bagian Amazonas, yang awal tahun ini mengalami kekurangan oksigen dan persediaan lain yang dibutuhkan untuk merawat pasien covid-19 di tengah lonjakan infeksi dan rawat inap. Negara bagian itu juga merupakan tempat varian virus yang lebih mudah ditularkan pertama kali ditemukan, memicu penyebaran infeksi.

"Kami prihatin dengan situasi di Brasil. Ini memberikan peringatan yang jelas akan ancaman kebangkitan (virus), daerah yang dilanda virus di masa lalu masih rentan terhadap infeksi hari ini," kata Etienne.

Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro, yang meremehkan ancaman virus, telah menghadapi kritik yang meningkat atas penanganan pandemi oleh pemerintahnya.

Sebelumnya pada hari Rabu, Bolsonaro menandatangani undang-undang untuk mempercepat pembelian vaksin, karena negara tersebut telah gagal melakukan banyak suntikan akibat penundaan pengiriman dan ketidakefisienan.

"Mari percaya pada pemerintah kita, percaya pada kementerian kesehatan. Ini adalah keseriusan dan tanggung jawab administrasi," kata Bolsonaro.

baca juga: Pakistan Luncurkan Vaksinasi Covid-19 Dimulai dari Lansia

Bolsonaro menghadapi kritik keras pada hari sebelumnya dari mantan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang mungkin dapat mencalonkan diri lagi setelah hakim Mahkamah Agung Brasil membatalkan hukuman korupsinya awal pekan ini.

"Jangan ikuti keputusan bodoh apa pun dari presiden republik atau menteri kesehatan, dapatkan vaksinasi," kata Lula, yang menjabat sebagai presiden pada 2003 dan 2011. (Aljazeera/OL-3)


 

BERITA TERKAIT