06 March 2021, 13:35 WIB

Israel Tunda Rencana Vaksinasi Pekerja Palestina


Nur Aivanni | Internasional

ISRAEL menunda rencana untuk memvaksinasi warga Palestina yang bekerja di dalam negeri dan permukiman Tepi Barat sampai pemberitahuan lebih lanjut.

COGAT, badan militer Israel yang mengoordinasikan urusan sehari-hari dengan Otoritas Palestina (PA), mengaitkan penundaan tersebut dengan penundaan administratif. Program vaksinasi itu seharusnya dimulai pada Minggu di penyeberangan Tepi Barat ke Israel dan di zona industri Israel.

Inokulasi seperti itu dapat mengurangi kritik terhadap Israel karena tidak membagikan sejumlah besar persediaan vaksinnya dengan orang-orang Palestina yang tinggal di bawah kendali Israel di Tepi Barat dan yang berada di Jalur Gaza.

Baca juga: Menkes Israel: Vaksin Pfizer 95,8% Efektif Lawan Covid-19

Israel juga telah mengumumkan rencana untuk berbagi kelebihan vaksin dengan sekutu yang jauh di Afrika, Eropa dan Amerika Latin, tetapi keputusan itu dibekukan oleh pertanyaan hukum.

Pada Kamis, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama para pemimpin Denmark dan Austria mengatakan ketiga negara itu akan bergabung dalam perang melawan covid-19 dengan investasi dalam penelitian dan peluncuran vaksin.

Sekitar 100.000 pekerja Palestina dari Tepi Barat bekerja di Israel. PA telah memperoleh dosis yang cukup hanya untuk 6.000 rakyatnya - yang berarti sebagian besar dari perkiraan 7 juta warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza akan tetap tidak divaksinasi.

Tepi Barat ditempatkan di bawah langkah-langkah pembatasan baru pekan lalu untuk mengekang lonjakan infeksi.(CNA/OL-5)

BERITA TERKAIT