04 March 2021, 08:45 WIB

Utusan PBB Serukan Tindakan Tegas terhadap Tentara Myanmar


Nur Aivanni | Internasional

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) harus mengambil langkah-langkah sangat tegas terhadap tentara Myanmar untuk membawa negara itu kembali ke demokrasi setelah kudeta militer.

"Saya pikir negara-negara anggota harus mengambil tindakan yang sangat tegas," kata utusan PBB untuk Myanmar Christine Schraner Burgener kepada wartawan.

"Saya berdiskusi dengan tentara dan saya memperingatkan mereka bahwa  negara-negara anggota dan Dewan Keamanan mungkin mengambil tindakan yang besar dan tegas. Jawabannya adalah 'Kami terbiasa dengan sanksi dan kami selamat dari sanksi itu di masa lalu'," terangnya.

Pada Rabu (3/3), PBB mengatakan sedikitnya 38 orang tewas pada hari yang paling berdarah sejak kudeta terjadi. Myanmar berada dalam kekacauan sejak 1 Februari ketika militer menggulingkan dan menahan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

Baca juga: Korban Tewas Kudeta di Myanmar Meningkat Termasuk Anak-anak

Tekanan internasional pun meningkat terkait dengan kondisi yang terjadi di Myanmar. Kekuatan Barat telah berulang kali menghantam para jenderal dengan sanksi. Inggris telah menyerukan pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Jumat. Amerika Serikat pun mengatakan sedang mempertimbangkan tindakan lebih lanjut.

Tetapi junta militer sejauh ini mengabaikan kecaman global tersebut, dengan menghadapi pemberontakan yang terjadi dengan meningkatkan kekuatan.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT