01 March 2021, 12:02 WIB

Trump Diperkirakan Tidak akan Jadi Capres 2024


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

SENATOR Republik Louisiana Bill Cassidy memperkirakan Donald Trump tidak akan menjadi calon presiden pada pemilu 2024. Pernyataan itu merujuk pada jumlah kursi Partai Republik di DPR dan Senat yang hilang selama empat tahun Trump menjabat.

Cassidy ditanyai apakah dia akan mendukung Trump jika mantan presiden mencalonkan diri untuk masa jabatan lain pada 2024, atau apakah dia akan mendukungnya jika dia mencalonkan diri dan memenangkan nominasi Partai Republik untuk menantang Joe Biden.

"Itu adalah teori yang menurut saya tidak akan terjadi," kata Cassidy.

"Saya tidak bermaksud merendahkan, tetapi kenyataannya adalah saya tidak berpikir dia akan menjadi calon kami," imbuhnya.

Cassidy juga memperingatkan partainya agar tidak berputar-putar di sekitar satu sosok dominan.

"Kalau mengidolakan satu orang, pasti kalah. Kampanye politik adalah tentang menang," tambah senator itu.

Pada pemilu 2020, Trump dan partainya kehilangan kendali atas Gedung Putih, Senat, dan Dewan Perwakilan Rakyat.

"Itu tidak pernah terjadi dalam empat tahun di bawah seorang presiden sejak (mantan Presiden) Herbert Hoover," tuturnya.

Trump kemudian dimakzulkan untuk kedua kalinya secara bersejarah, karena menghasut pemberontakan mematikan 6 Januari di Capitol AS. Cassidy adalah salah satu dari tujuh senator Republik yang memilih untuk menghukum Trump pada persidangan pemakzulannya.

baca juga: Lanjutkan Agenda, Donald Trump Buka Kantor di Florida

Trump juga memimpin manajemen pandemi virus korona di AS, mengklaim virus itu akan hilang begitu saja, dengan sengaja merendahkan pandemi sejak dini dan perawatan gadungan, sementara lebih dari 500.000 warga tewas akibat covid-19. Saat ditanya tentang kekuatan Trump di GOP, Cassidy menolak anggapan bahwa Trump mengontrol partai.

"CPAC (konferensi yang kemarin dihadiri Trump) bukan keseluruhan dari partai Republik," ujarnya.

Dia berpendapat bahwa GOP harus fokus pada para pemilih yang beralih dari Trump ke Biden dalam pemilihan November.

"Jika kita berbicara tentang masalah itu, kepada keluarga itu, kepada individu-individu itu, saat itulah kita menang," tandasnya. (Aiw/The Guardian)
 

BERITA TERKAIT