28 February 2021, 07:06 WIB

DPR AS Setujui Bantuan Covid-19 Senilai US$1,9 Triliun


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

DEWAN Perwakilan Rakyat AS telah menyetujui usulan dana bantuan covid-19 senilai US$1,9 triliun dari Presiden Joe Biden.

RUU tersebut disetujui DPR dengan suara mayoritas partai 219 banding 212 dan mengirimkannya ke Senat. Demokrat pun merencanakan manuver legislatif untuk memungkinkan mereka mengesahkannya tanpa dukungan dari Partai Republik.

Biden menyambut baik pengesahan RUU itu di DPR dan berharap Senat akan menyelesaikannya dengan cepat.

"Kami tidak punya waktu untuk disia-siakan," kata Biden kepada wartawan.

“Jika kita bertindak dengan tegas, cepat dan berani sekarang, kita akhirnya bisa mengatasi virus ini, akhirnya kita bisa menggerakkan ekonomi kita lagi. Orang-orang negeri ini telah terlalu lama menderita. Kita perlu meringankan penderitaan itu,” imbuhnya.

Baca juga: Biden Tanda Tangani Perintah Eksekutif Tingkatkan Rantai Pasokan

Sebagian besar anggota Partai Republik menentang besaran dana bantuan yang dinilai terlalu mahal. Sekelompok Senat Republik telah menawarkan Biden alternatif pendanaan yang lebih ramping, tetapi Gedung Putih dan beberapa ekonom bersikeras diperlukan paket stimulus yang lebih besar untuk membantu masyarakat.

Bantuan ini dirancang untuk membayar vaksin dan persediaan medis lainnya untuk memerangi pandemi covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 500.000 warga Amerika dan membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Selain itu, dana ini juga akan memberi stimulus baru berupa bantuan keuangan darurat ke rumah tangga, usaha kecil dan pemerintah negara bagian dan lokal.

Demokrat bertujuan untuk membuat RUU agar dapat ditandatangani Biden menjadi undang-undang sebelum pertengahan Maret.

Biden telah memfokuskan minggu-minggu pertamanya di kantor untuk mengatasi krisis kesehatan masyarakat terbesar dalam satu abad, yang telah menjungkirbalikkan sebagian besar aspek kehidupan Amerika. (Aljazeera/OL-5)

BERITA TERKAIT