24 February 2021, 10:04 WIB

Irlandia Perpanjang Lockdown Selama Satu Bulan


Nur Aivanni | Internasional

PENGUNCIAN wilayah atau lockdown akibat Covid-19 yang ketiga di Irlandia akan diperpanjang sebulan. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Micheal Martin pada Selasa (23/2), yang menyalahkan varian virus yang pertama kali diidentifikasi di Inggris dalam pengambilan keputusan tersebut.

Tindakan penguncian saat ini - yang berlaku sejak akhir Desember 2020 - akan berakhir pada 5 Maret 2021. Dan, itu sekarang akan diperpanjang hingga 5 April 2021.

Bisnis yang tidak penting, restoran, pub dan pusat kebugaran akan tetap tutup. Sementara, saran pemerintah untuk tinggal di rumah telah diperbarui dan batas perjalanan lima kilometer (tiga mil) akan terus berlanjut.

"Kita perlu menggunakan bulan Maret (2021) untuk benar-benar menurunkan jumlah kasus dan membuatnya serendah mungkin," kata Martin. "Kita hanya perlu tetap fokus dan melewati beberapa bulan ke depan ini bersama dengan aman," tambahnya.

Perdana Menteri Irlandia menekankan bahwa varian Covid-19 yang pertama kali diidentifikasi di Inggris - dan di Irlandia pada 25 Desember 2020- telah menjadi masalah besar dan sekarang bertanggung jawab hingga 90% dari infeksi baru. "Ini hampir setara dengan virus baru," katanya.

"Sebenarnya itu telah mengubah dinamika secara signifikan dan kami harus sangat berhati-hati saat kami mengambil langkah selanjutnya," ucapnya.

Sekolah-sekolah di Irlandia, yang tidak dibuka kembali setelah liburan Desember 2020 dan sebagian besar masih tutup, kata Martin, akan kembali dibuka secara bertahap pada Senin (1/3).

Dia tetap menolak untuk menguraikan rencana rinci untuk mengakhiri penguncian nasional. "Kita harus memantau situasi dengan sangat hati-hati dan terus mengkaji ulang," katanya.

Martin mengatakan lebih dari 350.000 vaksin sekarang telah diberikan di Irlandia. Negara berpenduduk 4,9 juta orang itu telah menderita 4.181 kematian akibat virus korona hingga saat ini. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT