19 February 2021, 17:14 WIB

Iran Tetap Ingin AS Cabut Dulu Sanksi yang Dijatuhkan Trump


Nur Aivanni | Internasional

IRAN, Jumat (19/2), memperbarui seruannya kepada Amerika Serikat (AS) untuk mencabut semua sanksi yang dijatuhkan mantan Presiden AS Donald Trump. Hal itu disampaikan Iran setelah adanya tawaran pembicaraan dari pemerintahan baru Presiden AS Joe Biden.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mencuit di Twitter bahwa Iran akan segera membatalkan tindakan pembalasannya jika AS tanpa syarat dan efektif mencabut semua sanksi yang dijatuhkan, diberlakukan kembali atau diberi label ulang oleh Trump.

Namun, cuitan Zarif tersebut tidak secara eksplisit membahas tawaran pembicaraan pemerintahan Biden. Pada 2018, Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir dan memberlakukan kembali sanksi besar-besaran, yang bertujuan untuk membuat Iran bertekuk lutut.

Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa pemerintahan Biden menunjukkan itikad baik dan melihat pertemuan sebagai awal dari 'jalan panjang' untuk memulihkan dan membangun kesepakatan nuklir.

"Jika Iran menolak untuk bertemu, saya pikir akan sangat disayangkan dan bertentangan dengan pandangan mereka yang menyatakan bahwa mereka ingin kembali jika Anda kembali," katanya.

"Itu tidak akan terjadi hanya dengan satu pihak memberi tahu pihak lain apa yang harus dilakukan," kata pejabat itu tanpa menyebut nama. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT