03 February 2021, 10:39 WIB

Usai Badai Salju, New York akan Lanjutkan Vaksinasi Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

WALI Kota New York Bill de Blasio mengatakan pihaknya akan melanjutkan vaksinasi virus korona setelah kota itu dilanda badai salju terbesar yang menghentikan program tersebut untuk sementara.

Badai musim dingin membawa kekacauan di pantai timur Amerika Serikat pada Senin (1/2), membatalkan ribuan penerbangan, menutup sekolah dan memaksa penundaan vaksinasi covid-19.

National Weather Service mengatakan pada pukul 09.00 waktu setempat pada Selasa (2/2), sekitar 17,2 inci (43,7 sentimeter) salju telah tercatat di Central Park. Badai menuju utara melalui New England.

Baca juga: New York Minta Lebih Banyak Pasokan Vaksin

De Blasio mengatakan kepada wartawan bahwa tempat vaksinasi dan ruang kelas sekolah akan dibuka kembali pada Rabu (3/2). Dia mengatakan pusat-pusat itu akan bergerak cepat untuk melakukan vaksinasi yang sempat tertunda selama dua hari. Dia pun menyesali pemerintah federal masih mengirimkan jumlah dosis yang tidak mencukupi ke kota itu.

"Saya berharap kami memiliki begitu banyak persediaan sehingga kami harus mengatakan 'woah', banyak yang harus kami lakukan," kata wali kota kepada wartawan.

"Tapi sayangnya karena pasokan terbatas, kami akan dapat mengejar janji tersebut dengan sangat cepat dan sekali lagi kami tidak akan memiliki pasokan," tambahnya.

Pada Senin, De Blasio telah mengumumkan keadaan darurat yang membatasi perjalanan yang tidak penting karena salju tebal bercampur dengan embusan angin hingga 50 mil (80 kilometer) per jam memicu badai salju yang berbahaya di sepanjang pesisir timur.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT