28 January 2021, 14:44 WIB

Filipina Setujui Penggunaan Darurat Vaksin AstraZeneca


Nur Aivanni | Internasional

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Filipina menyetujui penggunaan darurat vaksin covid-19 buatan AstraZeneca. Izin penggunaan ini merupakan yang kedua di negara Asia Tenggara tersebut.

Dalam konferensi pers, Kepala FDA Filipina Rolando Enrique Domingo menjelaskan bahwa manfaat dan potensi vaksin covid-19 buatan AstraZeneca melebihi risikonya.

Sebelumnya, FDA Filipina telah menyetujui vaksin covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Sementara itu, vaksin covid-19 dari Gamaleya, Sinovac-BioNTech Tiongkok dan Bharat-BioNTech tengah menanti persetujuan.

Baca juga: AstraZeneca Ingkar Janji, Uni Eropa Keluarkan Peringatan

Vaksin AstraZeneca, lanjut Domingo, mudah didistribusikan dan disimpan. Serta, tidak membutuhkan suhu yang sangat dingin. "Vaksin itu juga memiliki daya perlindungan yang sangat baik terhadap serangan covid-19," pungkas Domingo.

Filipina telah menandatangani kesepakatan untuk membeli 17 juta dosis vaksin buatan AstraZeneca. Termasuk, kesepakatan sektor swasta untuk 2,6 juta dosis vaksin pada November mendatang.

Pengiriman awal yang dijadwalkan pada Mei, tidak akan terdampak sejumlah masalah manufaktur yang dihadapi AstraZeneca. Dengan lebih dari 518 ribu kasus positif covid-19 dan hampir 10.500 kematian akibat covid-19, Filipina memiliki jumlah kasus covid-19 tertinggi kedua di Asia Tenggara, setelah Indonesia.(CNA/OL-11)

 

BERITA TERKAIT