26 January 2021, 15:11 WIB

Perbatasan Selandia Baru Kemungkinan Ditutup Sepanjang Tahun 2021


Nur Aivanni | Internasional

PERDANA Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, pada Selasa (26/1), memperingatkan bahwa perbatasan Selandia Baru kemungkinan akan tetap ditutup hampir sepanjang tahun.

Ardern mengatakan kemunculan kasus pertama penularan komunitas di Selandia Baru dalam lebih dari dua bulan menunjukkan bahaya yang masih ditimbulkan Covid-19 kepada negara yang dipuji karena tanggapannya terhadap virus korona.

Dia mengatakan pemerintahnya tidak akan membuka kembali perbatasannya - yang telah secara efektif ditutup untuk semua kecuali warga yang kembali sejak Maret lalu - sementara pandemi masih berkecamuk di seluruh dunia.

"Mengingat risiko di dunia sekitar kita dan ketidakpastian peluncuran vaksin secara global, kita bisa memperkirakan perbatasan kita akan terpengaruh hampir sepanjang tahun ini," katanya kepada wartawan.

Namun, Ardern mengatakan Selandia Baru akan terus mengejar 'gelembung perjalanan' dengan Australia dan negara-negara kepulauan Pasifik, yang juga sebagian besar berhasil dalam mencegah atau menahan virus.

Rencana untuk membuka gelembung perjalanan pada akhir Maret dipertanyakan ketika Australia menangguhkan perjalanan bebas karantina untuk Kiwi sebagai tanggapan atas kasus terbaru penularan komunitas.

Ardern mengatakan kasus itu - seorang warga Selandia Baru berusia 56 tahun yang baru saja kembali dari Eropa - terkendali dengan baik. Dia pun mengkritik Australia karena memberlakukan kembali karantina bagi warga Selandia Baru. (AFP/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT