24 January 2021, 11:31 WIB

Warga Brasil Minta Bolsonaro Dipecat karena Gagal Atasi Pandemi


Basuki Eka Purnama | Internasional

RIBUAN orang, Sabtu (23/1), bergabung dalam rombongan mobil di sejumlah kota di Brasil menuntut pemecatan Presiden Jair Bolsonaro yang dianggap gagal mengatasi pandemi covid-19.

Aksi demonstrasi yang dimotori partai dan organisasi sayap kiri diikuti oleh sekitar 500 mobil yang mengelilingi kantor kementerian di Brasilia.

Mereka membunyikan klakson dan menuliskan sejumlah slogan di kaca jendela mobil mereka seperti 'Bolsonaro Out', 'Makzulkan Bolsonaro', dan 'Vaksinasi untuk semua'.

Baca juga: Inggris akan Karantina Pendatang dari Negara Risiko Tinggi Korona

Aksi serupa yang melibatkan ratusan mobil juga terjadi di kota-kota Brasil lainnya termasuk Rio de Janeiro dan Sao Paulo.

Brasil mencatatkan angka kematian akibat covid-19 terbanyak kedua di dunia, lebih dari 215 ribu. Kampanye vaksinasi covid-19 mereka dimulai terlambat setelah Bolsonaro meremehkan keparahan penyakit tersebut.

Para demonstran juga menolak diakhirinya dana bantuan darurat pada Desember lalu. Dana bantuan itu membantu sekitar 68 juta warga Brasil menghadapi akibat ekonomi pandemi covid-19.

Bolsonaro, sama dengan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menganggap remeh covid-19 dan menyebutnya sebagai flu ringan.

Dia juga mengkritik kebijakan menjaga jarak sosial karena pengaruh ekonominya. Bolsonaro juga selalu menolak menggunakan masker.

Pemerintahan Bolsonaro juga dikritik terkait tanggapannya terhadap pandemi termasuk terlambatnya menggelar kampanye vaksinasi covid-19.

Sebuah jajak pendapat yang digelar pada Rabu (20/1) dan Kamis (21/1) oleh Instituto Datafolha menemukan dukungan bagi Bolsonaro mencapai titik terendah selama dua tahun dia menjabat.

Jajak pendapat itu menemukan hanya 31% warga Brasil menyebut pemerintahan Bolsonaro bekerja dengan baik

Gelombang kedua covid-19 tengah menghantam Brasil dengan lebih dari 1.000 orang meninggal dunia setiap harinya. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT