20 January 2021, 11:35 WIB

Jepang akan Gelar Kampanye Vaksinasi Covid-19 Jelang Olimpiade


Basuki Eka Purnama | Internasional

JEPANG berencana memulai kampanye vaksinasi covid-19 untuk publik pada Mei, dua bulan menjelang Olimpiade 2020 yang tertunda, dengan warga rentan menjadi target utama.

Surat kabar Yomiuri Shimbun melaporkan pemerintah Jepang menargetkan mayoritas warga dewasa telah disuntik vaksin covid-19 pada Juli, saat Olimpiade 2020 dibuka.

Tokyo telah mencapai kata sepakat dengan perusahaan farmasi untuk memasok vaksin bagi 126 juta penduduk mereka dan tengah berusaha agar vaksin produksi Pfizer disetujui penggunaannya di Jepang mulai bulan depan.

Baca juga: Meksiko Selidiki Pencurian Vaksin Korona di Rumah Sakit

Sekitar 10 ribu pekerja kesehatan akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksinasi covid-19 gratis, disusul oleh 50 juta warga risiko tinggi, termasuk para penyandang komorbid dan yang berusia di atas 65 tahun.

Pemerintah Jepang berencana memulai kampanye vaksinasi covid-19 massal paling cepat pada Mei, lapor surat kabar Yomiuri dan Sankei Shimbun.

Upacara pembukaan Olimpiade 2020 dijadwalkan digelar dalam tempo enam bulan ke depan namun peningkatan kasus covid-19 di Jepang dan di dunia menyebabkan rencana itu terancam.

Dukungan publik Jepang bagi Olimpiade juga menurun dengan lebih dari 80% responden mengatakan Olimpiade 2020 sebaiknya ditunda kembali atau bahkan dibatalkan.

Juru bicara pemerintah Jepang Katsunobu Kato mengatakan terlalu dini untuk mengumumkan jadwal vaksinasi covid-19.

"Vaksinasi akan dimulai saat ada vaksin covid-19 yang disetujui," ujarnya.

Namun, pakar kesehatan mengatakan kelambatan memulai vaksinasi akan menyebabkan kampanye itu terhambat.

Hanya 60% responden asal Jepang, dalam sebuah jajak pendapat internasional yang dilakukan pada Desember lalu mengatakan mereka siap divaksinasi. Jumlah itu rendah ketimbang 80% responden di Tiongkok, 75% di Korea Selatan, dan 69% di Amerika Serikat. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT