20 January 2021, 10:20 WIB

Meksiko Selidiki Pencurian Vaksin Korona di Rumah Sakit


Nur Aivanni | Internasional

PIHAK berwenang Meksiko sedang menyelidiki pencurian beberapa vaksin virus korona dari rumah sakit umum, Selasa (19/1).

Meksiko, yang memiliki salah satu korban tewas akibat covid-19 tertinggi di dunia, telah mengerahkan militer untuk menjaga vaksin dan mencegahnya jatuh ke tangan penjahat.

Tentara mengatakan vaksin yang dicuri berada di bawah kendali institusi kesehatan masyarakat di sebuah rumah sakit di negara bagian Morelos yang keamanannya diawasi oleh perusahaan swasta.

"Pencurian ini bisa jadi merupakan tindakan kepentingan pribadi yang tidak jujur oleh anggota tim vaksinasi rumah sakit," katanya dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Meksiko Alami Minggu Paling Mematikan Selama Pandemi Covid-19

Pemerintah Meksiko berjanji untuk membuat vaksinasi tersedia secara gratis di seluruh negara yang berpenduduk hampir 129 juta orang, dimulai dengan petugas kesehatan yang berada di garis depan.

Meksiko secara resmi mencatat lebih dari 140.000 kematian akibat covid-19, jumlah korban tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil, dan India.

Negara itu memulai imunisasi massal pada 24 Desember dengan menggunakan vaksin virus korona yang dikembangkan oleh raksasa obat AS Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech, tetapi dibatasi oleh pasokan yang terbatas.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT