18 January 2021, 21:56 WIB

Tekan Wabah Flu Burung, Irak Musnahkan Puluhan Ribu Ayam


Adiyanto | Internasional

DI tengah wabah korona yang meolanda dunia, di Irak kini muncul wabah flu burung. Wabah ini telah menewaskan puluhan ribu ayam di sebuah provinsi pedesaan di utara ibu kota Irak. Pihak berwenang kini sedang berjuang menghentikan penyebarannya.

Dekat Kota Samarra, sekitar 100 kilometer (60 mil) utara Baghdad, kandang milik Haytham al-Hamash telah menjadi kuburan bagi ribuan ekor ayam. Sejumlah para pekerja mengenakan masker terlihat memilih unggas mati yang  sekarat dan melemparkannya ke sebuah truk.

"Saat ini, ayam sedang sekarat dan kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka," kata Hamash kepada AFP.

Kandangnya kini dikelilingi parit darurat untuk mencegah ayam yang terinfeksi melarikan diri, saat dokter hewan bersetelan putih memeriksa kawanan yang tersisa.

Wabah flu burung di provinsi utara Salahaddin dimulai pada Kamis lalu. “Hingga Jumat, setidaknya 60.000 ayam telah tertular, “ kata gubernur provinsi tersebut.

Peternak ayam di Samarra mengklaim kerugian mereka jauh lebih tinggi.

"Kami kehilangan hampir 190.000 ayam," kata Hamash.

Peternak lain, Fuad Barhan, mengklaim pihak berwenang tidak dapat membantu mereka.

“Kami sudah ke kementerian kesehatan dan mereka tidak memberikan apa-apa. Vaksin H5 tidak tersedia. Jadi ayam-ayamnya dibiarkan mati begitu saja,” ujarnya.

Kementerian pertanian Irak pada Senin (18/1) mengatakan, ayam-ayam itu telah terkontaminasi oleh unggas asing liar.

"Ayam diisolasi, toko-toko disterilkan dan kami menutup daerah itu. Tentu saja kami mengambil tindakan untuk membatasi masuknya ayam Samarra ke provinsi lain," kata juru bicara kementerian Hameed Nayef.

"Tidak ada vaksin untuk flu burung di Irak karena penyakit ini tidak menyebar setiap tahun. Tahun lalu, kami tidak melihat adanya wabah, tapi dua tahun lalu, jumlahnya jauh lebih besar dari tahun ini," tambah Nayef.

Khawatir penyebaran flu burung, pihak berwenang di wilayah otonom Kurdi di utara negara itum telah melarang impor ayam dari selatan dan menutup peternakan ayam mereka sendiri. Pada Kamis (15/1) lalu, Badan Pengawasan Makanan Hongaria juga telah  memerintahkan pemusnahan ratusan ribu ekor ayam karena wabah flu burung, di negara tersebut. Pekan sebelumnya, pemerintah India juga memusnahkan ratusan ribu unggas yang terjangkit flu burung. (AFP/M-4)

BERITA TERKAIT