14 January 2021, 14:17 WIB

Tiongkok Laporkan Kasus Kematian Pertama Covid-19 Dalam 8 Bulan


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

TIONGKOK melaporkan kasus kematian akibat covid-19 pertama dalam delapan bulan terakhir pada Kamis (14/1) waktu setempat.

Sebelumnya, Tiongkok mampu mengendalikan penyebaran virus dengan lockdown ketat. Berikut tes massal dan pembatasan perjalanan. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, jumlah infeksi covid-19 kembali meningkat. Khususnya di wilayah Tiongkok bagian utara.

Komisi Kesehatan Nasional juga melaporkan 138 kasus positif covid-19, yang menjadi penambahan kasus tertinggi dalam sehari sejak Maret 2020 lalu. Rinciannya, 124 kasus baru adalah infeksi lokal dan 81 kasus di antaranya berasal dari Hebei. Kemudian, 43 kasus baru covid-19 dilaporkan di wilayah Heilongjiang.

Sejauh ini, otoritas kesehatan belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus kematian tersebut. Adapun pekan lalu, pihak berwenang meluncurkan uji coba massal dan menutup jaringan transportasi, sekolah dan pertokoan di Shijiazhuang, Ibu Kota Hebei, yang merupakan pusat wabah terbaru.

Baca juga: WHO Prediksi Tahun Kedua Pandemi Covid-19 akan Lebih Sulit

Xingtai, rumah bagi 7 juta orang juga telah di-lockdown sejak Jumat lalu. Seperti halnya bagi 5 juta warga di kota Langfang.

Heilongjiang mengumumkan keadaan darurat dan meminta 37 juta penduduknya untuk tidak meninggalkan provinsi, kecuali benar-benar diperlukan. Gelombang baru infeksi datang menjelang liburan Tahun Baru Imlek pada bulan depan. Ketika ratusan juta orang biasanya melakukan perjalanan ke kota asal.

Adapun jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah Tiongkok mencapai 87.844 orang. Kemudan, jumlah kematian akibat covid-19 tercatat 4.635 orang.(CNA/OL-11)

 

BERITA TERKAIT