14 January 2021, 10:01 WIB

Kolombia Perpanjang Karantina Selektif Hingga Akhir Februari


Basuki Eka Purnama | Internasional

KOLOMBIA akan memperpanjang langkah yang disebut karantina selektif hingga akhir Februari. Hal itu dikatakan Presiden Kolombia Ivan Duque
dalam pidato pada Rabu (13/1) malam.

Negara Andes itu telah memulai penguncian (lockdown) yang berlangsung selama lebih dari lima bulan pada Maret tahun lalu untuk mengendalikan
penyebaran covid-19.

Kemudian, Kolombia menerapkan karantina selektif yang jauh lebih longgar pada awal September, sehingga mengizinkan kegiatan makan di restoran dan penerbangan internasional.

Baca juga: Nikaragua Berusaha Dapatkan Vaksin Covid-19 Sputnik V

Karantina selektif di Kolombia, awalnya, akan dicabut pada 16 Januari, tetapi sekarang akan diperpanjang hingga 28 Februari, kata Duque.

Keadaan darurat kesehatan yang diumumkan pemerintah Kolombia juga akan dicabut pada hari yang sama.

Kolombia melaporkan lebih dari 1,83 juta kasus infeksi covid-19, serta 47.124 kematian akibat virus korona tersebut.

Selanjutnya, para wali kota dan gubernur di Kolombia akan dapat memberlakukan pembatasan pergerakan sesuai kebutuhan, seperti saat beban pekerjaan di unit perawatan intensif meningkat, kata Duque.

Menyusul peningkatan infeksi covid-19, ibu kota Kolombia, Bogota, memberlakukan berbagai pembatasan pergerakan di kota, termasuk karantina ketat selama dua pekan di banyak daerah sekitarnya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT