14 January 2021, 09:03 WIB

Nikaragua Berusaha Dapatkan Vaksin Covid-19 Sputnik V


Basuki Eka Purnama | Internasional

NIKARAGUA berunding dengan Institut Gamaleya Rusia untuk memperoleh vaksin covid-19 Sputnik V. Hal itu dikatakan Organisasi Kesehatan Pan American (PAHO), Rabu (13/1).

Negara Amerika Tengah yang miskin itu termasuk di antara negara-negara Amerika Latin yang paling sedikit memesan terlebih dahulu vaksin untuk mengatasi pandemi covid-19.

"Nikaragua sedang berunding dengan laboratorium Rusia Nikolay Gamaleya untuk memperoleh vaksin Sputnik V," kata asisten direktur PAHO Jarbas Barbosa, selama konferensi pers daring. PAHO adalah kantor regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Brasil dapat Vaksin AstraZeneca dari India

PAHO mengatakan Nikaragua juga akan mulai menerima vaksin melalui fasilitas COVAX yang dikoordinasikan WHO untuk mendukung negara-negara
berpenghasilan rendah, mulai Maret.

Pembicaraan Sputnik V itu menambah kesibukan pemerintah sayap kiri Amerika Latin, dengan Meksiko dan Bolivia bergabung bersama Argentina sebagai pengadopsi awal dalam upaya memastikan pasokan vaksin asal Rusia itu.

Otoritas kesehatan Meksiko berharap membuat keputusan minggu ini tentang apakah akan memberikan izin penggunaan Sputnik V setelah mendapatkan akses ke data klinis dan sedang mempertimbangkan untuk membeli 24 juta dosis.

Wakil Presiden Nikaragua Rosario Murillo, Rabu (13/1) malam, mengonfirmasi bahwa Nikaragua mulai membuat pengaturan untuk membeli vaksin, tetapi tidak merinci vaksin-vaksin yang mana.

"Kami tahu ada empat vaksin dengan kemanjuran lebih dari 90%. Kami sepenuhnya dalam proses penandatanganan perjanjian pembelian secepat
mungkin," kata Murillo. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT