14 January 2021, 06:39 WIB

Uni Afrika Amankan 270 Juta Dosis Vaksin Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PRESIDEN Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan Uni Afrika telah mendapatkan 270 juta dosis vaksin covid-19 dari produsen untuk negara anggota guna melengkapi program COVAX.

Vaksin akan dipasok oleh Pfizer dan AstraZeneca melalui Serum Institute of India serta Johnson & Johnson. Dia menuturkan 270 juta dosis vaksin akan tersedia tahun ini, dengan setidaknya 50 juta dosis tersedia untuk periode penting April hingga Juni 2021.

Mengenai pembiayaan, Ramaphosa mengatakan pengaturan telah dibuat dengan Bank Ekspor-Impor Afrika (Afreximbank) untuk mendukung negara anggota yang menginginkan akses vaksin. Setelah menerima pesanan dari negara anggota, Afreximbank akan memberikan jaminan komitmen pengadaan di muka hingga US$2 miliar kepada produsen.

“Ada juga kerja sama erat antara tim AU dan Bank Dunia untuk memastikan negara-negara anggota dapat mengakses sekitar US$5 miliar baik untuk membeli lebih banyak vaksin atau membayar pengiriman vaksin yang dilakukan atas nama mereka oleh Afreximbank,” kata Ramaphosa.

"Upaya ini bertujuan untuk melengkapi upaya Covax dan untuk memastikan bahwa sebanyak mungkin dosis vaksin tersedia di seluruh Afrika, secepat mungkin,” imbuhnya.

Baca juga:  Komisi Uni Afrika Kutuk Kekerasan di Nigeria

Ramaphosa menambahkan, meskipun inisiatif Covax yang dipimpin bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sangat penting untuk Afrika, pihaknya khawatir volume vaksin dari Covax yang akan dirilis antara Februari dan Juni mungkin tidak melampaui kebutuhan pekerja perawatan kesehatan garis depan.

Hingga saat ini, negara-negara Afrika tengah menghadapi gelombang kedua virus korona. Jumlah total kasus meningkat menjadi setidaknya 3,1 juta dan kematian menjadi 74.600.(The Guardian/OL-5)

BERITA TERKAIT