13 January 2021, 11:34 WIB

AS Siapkan Dakwaan Makar bagi Penyerang Gedung Capitol


Basuki Eka Purnama | Internasional

RATUSAN pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan segera ditangkap setelah menyerbu Gedung Capitol, pekan lalu. Mereka akan didakwa melakukan makar dan konspirasi.

"Kami telah menyiapkan 70 dakwaan," ujar Jaksa Distrik of Columbia Michael Sherwin dalam sebuah konferensi pers. "Jumlah itu, menurut saya, akan bertambah menjadi ratusan."

Penjabat Direktur Kantor FBI di Washington Steven D'Antuono mengatakan kantornya telah membuka lebih dari 160 kasus.

"Itu baru puncak dari gunung es," kata D'Antuono.

Baca juga: Mike Pence Tolak Copot Donald Trump Sebagai Presiden

"Yang pasti, kebrutalan yang dilihan warga AS dengan terkejut dan rasa tidak percaya tidak akan ditoleransi oleh FBI. Kami tidak akan tinggal diam dan menggelar penyelidikan secara menyeluruh," imbuhnya.

Ratusan pendukung Trump menyerbu ke gedung Kongres pada Rabu (6/1) setelah Trump berpidato dan kembali menyerukan tudingan tanpa bukti bahwa dia kalah dalam pemilu AS karena dicurangi oleh Joe Biden.

Kongres tengah menggelar sidang untuk mengesahkan hasil pemilu ketika gerombolan orang, yang dikompori oleh Trump, menyerbu Gedung Capitol dan menyebabkan anggota Kongres kalang kabut.

Meski sejumlah orang yang ditahan didakwa dengan tindak pidana ringan, masuk tanpa izin dan pencurian, Sherwin mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan mendakwa para penyerbu Capitol dengan dakwaan makar dan konspirasi yang memiliki hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Kami memperlakukan kasus itu seperti operasi kontraterorisme dan kontraintelejen internasional," katanya.

Sherwin menambahkan polisi juga akan menjatuhkan dakwaan penyerangan terkait penyerangan terhadap seorang polisi yang salah satunya meninggal dunia. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT