13 January 2021, 10:12 WIB

Bank Dunia Setujui Dana Darurat untuk Libanon


Basuki Eka Purnama | Internasional

BANK Dunia, Selasa (12/1), menyetujui dana bantuan sebesar US$246 juta untuk membantu 780 ribu warga Libanon yang dihantam krisis ekonomi terburuk dalam satu dekade dan pandemi covid-19.

Libanon, negara berpenduduk lebih dari 6 juta, mengalami krisis ekonomi terburuk sejak perang 1975-1990.

Pandemi covid-19 memperburuk krisis itu karena memaksa pengusaha menutup usaha mereka dan membuat para pekerja tidak bisa mendapatkan bayaran.

Baca juga: Jerman Catat Kasus Pertama Varian Baru Covid-19 Afrika Selatan

"Pinjaman dari Bank Dunia akan membantu 147 ribu rumah tangga miskin Libanon (sekitar 786 ribu individu) dengan bantuan dana selama satu tahun," ungkap Bank Dunia dalam sebuah pernyataan.

"Rumah tangga yang berhak akan mendapatkan dana sebesar 100 ribu pound Libanon per anggota keluarga, selain dana sebesar 200 ribu pound Libanon per keluarga," imbuh lembaga itu.

Bank Dunia juga akan memberi 87 ribu anak usia 13-18 tahun transfer dana untuk menutup biasa sekolah yang mencakup uang sekolah, buku, transportasi, dan seragam sekolah.

"Libanon telah menghadapi krisis ekonomi yang menyebabkan penurunan 19,2% dari GDP pada 2020, inflasi tiga digit, dan proyeksi peningkatan kemiskinan sebesar 45% dan kemiskinan ekstrem sebesar 22%," kata Bank Dunia. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT