13 January 2021, 08:56 WIB

Thailand Terima Permohonan Izin Vaksin AstraZeneca dan Sinovac


Basuki Eka Purnama | Internasional

BADAN Pengawasan Obat dan Makanan Thailand, Selasa (12/1), menerima pengajuan pendaftaran vaksin buatan AstraZeneca dan Sinovac Biotech untuk digunakan di negara Asia Tenggara tersebut.

Thailand telah memesan 63 juta dosis vaksin dari dua produsen tersebut, yang akan mencukupi vaksinasi terhadap hampir separuh dari 70 juta jiwa penduduk negara itu.

Dua juta dosis vaksin Sinovac diharapkan tiba pada bulan depan, dengan 200.000 dosis pengiriman pertama. Sisanya, vaksin dari AstraZeneca-Universitas Oxford akan diproduksi perusahaan Siam Bioscience Thailand untuk penggunaan lokal dan ekspor.

Baca juga: Ukraina Minta Bantuan Pengadaan Vaksin Covid-19 dari Uni Eropa

Vaksin harus menjalani berbagai penilaian keselamatan untuk terdaftar di Thailand, dan begitu disetujui, vaksin tersebut nantinya dapat dibeli oleh rumah sakit swasta. Hal itu dikatakan Sekjen BPOM Thailand Paisal Dunkhum.

"Kami sedang memproses permintaan AstraZeneca, yang diharapkan dapat segera disetujui," kata Paisal melalui pernyataan, Selasa (12/1), tanpa
menyebutkan tanggal pastinya.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha, seusai menggelar rapat kabinet, mengatakan seluruh masyarakat di Thailand akan mendapatkan kesempatan untuk divaksinasi.

"Saya pastikan semua warga Thailand akan mendapatkan vaksin," kata Prayuth.

Thailand melaporkan 287 kasus baru covid-19 pada Selasa (12/1), sehingga total kasus menjadi 10.834 sejak kasus pertama terdeteksi hampir setahun yang lalu. Otoritas juga mencatat 67 kematian akibat covid-19. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT