13 January 2021, 07:23 WIB

Trump Tanggapi Rencana Pemakzulannya dengan Santai


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PARTAI Demokrat diketahui tengah berupaya memakzulkan Presiden AS Donald Trump karena dinilai telah mendorong aksi penyerangan di gedung Capitol beberapa waktu lalu. Menanggapi rencana pemakzulannya, dengan santai mengatakan bahwa Amandemen ke-25 tidak berisiko baginya.

"Amandemen ke-25 tidak berisiko bagi saya," katanya saat berkunjung ke Alamo, Texas.

"Tapi itu akan kembali menghantui Joe Biden dan pemerintahan Biden. Seperti ungkapannya, berhati-hatilah dengan apa yang Anda inginkan," imbuhnya.

Ketika ditanya langsung apakah dia akan mengundurkan diri dengan hanya sembilan hari tersisa di kantor, Trump berkata, "Saya tidak menginginkan kekerasan."

Trump menuding dirinya sebagai korban, menyebut pemakzulan sebagai kelanjutan dari ‘perburuan penyihir terbesar dalam sejarah politik’.

“Saya pikir itu menyebabkan kemarahan yang luar biasa,” imbuhnya.

baca juga: Trump-Pence kembali Galang Kekuatan

Selain itu, Trump juga menyesalkan aksi massa yang menyerbu Capitol dan menghancurkan gedung pemerintahan, mengungkapkan rasa hormatnya terhadap sejarah dan tradisi Amerika.

“Kami percaya dalam menghormati sejarah dan tradisi Amerika, bukan menghancurkannya. Kami percaya pada aturan hukum, bukan pada kekerasan atau kerusuhan," tandasnya. (Aiw/The Guardian/Nytimes)

BERITA TERKAIT