12 January 2021, 22:43 WIB

Trump Setujui Keadaan Darurat di Washington Jelang Biden Dilantik


Nur Aivanni | Internasional

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump telah menyetujui deklarasi darurat untuk Washington DC dan mengarahkan bantuan federal ke ibu kota negara menjelang pelantikan Presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari.

Wali kota Muriel Bowser meminta deklarasi darurat federal pada Minggu setelah upaya pemberontakan yang mematikan di Capitol AS pada 6 Januari. Penegakan hukum federal telah memperingatkan bahwa serangan tambahan di gedung-gedung negara bagian di seluruh AS dan ibu kota bisa menyusul.

Baca juga: India Bersiap Jalankan Vaksinasi Terbesar di Dunia

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) juga telah memerintahkan Dinas Rahasia AS untuk memulai operasi 'Acara Keamanan Khusus Nasional' - persiapan pelantikan - pada 13 Januari, maju tiga hari dari jadwal awal 16 Januari.

Penjabat Sekretaris DHS Chad Wolf, yang mengundurkan diri pada Senin, mengatakan dia memindahkan jadwal operasi tersebut sehubungan dengan peristiwa dalam seminggu terakhir dan lanskap keamanan nasional yang berkembang menjelang pelantikan dan atas petunjuk direktur Dinas Rahasia James Murray.

Deklarasi darurat federal akan tetap berlaku hingga 24 Januari.

Pada konferensi pers pada Senin, Wali kota Bowser meminta warga Amerika untuk menghindari mengunjungi DC untuk pelantikan. "Jika saya takut pada apa pun, itu untuk demokrasi kita, karena kita memiliki faksi yang sangat ekstrim di negara kita yang bersenjata dan berbahaya," tambahnya.

"Tujuan kami sekarang adalah untuk mendorong orang Amerika untuk berpartisipasi secara virtual dan melindungi District of Columbia dari terulangnya pemberontakan kekerasan yang dialami di Capitol," katanya.

"Berdasarkan kejadian baru-baru ini dan penilaian intelijen, kita harus bersiap untuk kelompok besar ekstremis yang terlatih dan bersenjata datang ke Washington DC," katanya dalam suratnya yang meminta persetujuan presiden. (Independent/OL-6)
 

BERITA TERKAIT