12 January 2021, 12:30 WIB

Putus Asa, Pemilik Restoran di Meksiko Kembali Buka Toko


Nur Aivanni | Internasional

RATUSAN restoran di ibu kota Meksiko kembali dibuka pada Senin (11/1). Itu bertentangan dengan larangan yang berlaku terkait kegiatan yang tidak penting yang dimaksudkan untuk mengatasi lonjakan kasus virus korona.

Pemilik restoran di Meksiko  memperingatkan mereka menghadapi pilihan yang sulit yakni mengabaikan perintah penangguhan atau berisiko bangkrut.

"Kami sangat putus asa sehingga kami membuka (restoran), karena jika tidak, pilihan yang mereka berikan kepada kami adalah kematian," kata pemilik restoran Quebracho di distrik Cuauhtemoc, Giulliano Lopresti.

Dia mengatakan langkah itu bukan tindakan pemberontakan tetapi teriakan minta tolong.

Secara total, lebih dari 500 restoran dianggap melanggar perintah penutupan.

Baca juga:  Meksiko Catat Rekor Kematian

Quebracho dibuka kembali dengan sekitar seperempat kursi yang tersedia untuk memungkinkan penerapan jaga jarak sosial. Hal itu dilakukan dengan diikuti pemeriksaan suhu tubuh untuk pelanggan dan masker wajah.

Restoran lain yang berada di jalan yang sama juga memutuskan untuk menyambut pengunjung. Sebagian besar dari mereka mengatakan layanan pengantaran makanan ke rumah tidak cukup untuk menutupi biaya mereka.

Di restoran Italia Attenti, Manajer Velino de la Cruz mengatakan bisnisnya 10% dari level sebelumnya, dengan tempat duduk hanya tersedia di teras.

Korban kematian resmi akibat covid-19 di Meksiko merupakan tertinggi keempat di dunia, sekarang mencapai sekitar 134.000, dengan lebih dari 1,5 juta kasus tercatat.

Pada Jumat, pihak berwenang membatalkan rencana untuk membuka kembali kegiatan yang tidak penting di ibu kota. Berarti memperpanjang larangan yang mulai berlaku pada 18 Desember.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT