11 January 2021, 05:45 WIB

Vietnam Batasi Penerbangan Masuk Jelang Tahun Baru Imlek


Mediaindonesia.com | Internasional

VIETNAM membatasi penerbangan internasional yang membawa pulang warga negaranya dari luar negeri, mulai Minggu (10/1) hingga akhir masa Tahun Baru Imlek, pertengahan Februari mendatang.  

Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc menyebut bahwa kebijakan itu dibuat untuk mengurangi risiko covid-19, mengingat periode Imlek menjadi momentum penting di Vietnam ketika masyarakat biasanya berkumpul dengan banyak orang dalam ruangan.
  
Juga seiring dengan virus covid-19 varian baru yang tengah menyebar di seluruh dunia. Vietnam hanya mengizinkan penerbangan penting yang telah mendapat izin dari kementerian kesehatan, kemenlu, kementerian pertahanan, kementerian keamanan publik, dan kementerian transportasi yang boleh masuk Vietnam.

"Usai masa Imlek, Kementerian Transportasi akan mengkaji kemungkinan pembukaan kembali penerbangan internasional," kata Phuc, Minggu (10/1).
  
Vietnam telah menangguhkan semua penerbangan internasional komersial yang masuk ke negaranya sejak akhir Maret 2020. Namun pemerintah menjalankan penerbangan repatriasi untuk membawa pulang warga negara Vietnam yang terjebak di negara lain selama pandemi. Beberapa penerbangan khusus yang membawa para pakar dan investor asing juga diizinkan masuk, dan semua penumpang wajib menjalankan karantina 14 hari.

baca juga: WHO Ungkap Mandeknya Distribusi Vaksin Covid ke Negara Miskin
  
Pekan ini, Vietnam menutup pintunya bagi pesawat yang berasal dari negara-negara dengan kasus varian baru covid-19 yakni Inggris dan Afrika Selatan. Berkat aturan ketat dalam karantina dan penelusuran kontak, Vietnam berhasil menangani wabah covid-19 di negaranya. Jumlah kasus virus korona di Vietnam relatif sangat sedikit dibandingkan negara-negara lain dunia. Yakni 1.513 kasus infeksi dan 35 kematian. Saat ini, terhitung 38 hari nihil kasus penularan lokal covid-19 di Vietnam. (Ant/OL-3)


 

BERITA TERKAIT