06 January 2021, 19:05 WIB

Menlu Jabarkan Lima Prioritas Diplomasi Indonesia Tahun 2021


Nur Aivanni | Internasional

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi memaparkan ada lima prioritas diplomasi Indonesia pada tahun 2021. Hal itu disampaikan Retno dalam pernyataan pers tahunan menteri luar negeri yang dilakukan secara virtual.

Prioritas pertama, kata Retno, membangun kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional atau National Health Security. Fokusnya, antara lain pada realisasi komitmen vaksin baik melalui kerja sama bilateral maupun multilateral.

"Penguatan kerja sama membangun industri kesehatan nasional industri bahan baku obat, farmasi, maupun alat kesehatan. Penguatan kerja sama pengembangan riset dan transfer teknologi dan SDM di bidang kesehatan. Penguatan sistem dan mekanisme kesiapsiagaan menghadapi pandemi yang akan datang baik di tingkat nasional, kawasan maupun global," tutur Retno, Rabu (6/1).

Prioritas kedua, sambungnya, mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan hijau/pembangunan berkelanjutan dengan beberapa prioritas, antara lain mendorong implementasi kesepakatan ASEAN TCA, penggunaan APEC Travel Card, dan kesepakatan TCA lainnya.

Prioritas ketiga, lanjutnya, memperkuat sistem perlindungan WNI. Retno menyampaikan bahwa perwakilan RI akan terus diperkuat infrastruktur pelindungan WNI melalui, antara lain pemberian dukungan anggaran pelindungan khususnya penanganan covid.

Prioritas keempat, kata Retno, terus berkontribusi untuk memajukan berbagai isu kawasan dan dunia. Terkait isu Rohingya, disampaikannya, Indonesia berharap Comprehensive Need Assesment dapat segera dilakukan oleh Sekretariat ASEAN untuk mendorong repatriasi secara aman, sukarela dan bermartabat bagi para pengungsi Rohingya. "Indonesia akan terus berupaya agar terdapat kemajuan penyelesaian isu Rakhine State," tambahnya.

Baca juga: Putri Arab Saudi Penggemar Mie Instan, Tertarik Berinvestasi di RI

Mengenai isu Palestina, kata Retno, Indonesia mengharapkan situasi kondusif akan tercipta mulai 2021. "Tentunya diperlukan komitmen semua pihak agar dialog konstruktif bahkan perundingan dapat dimulai kembali dengan terus memperhatikan hukum internasional, Resolusi DK PBB terkait dan parameter internasional yang telah disepakati," jelasnya.

Dukungan terhadap bangsa Palestina untuk meraih kemerdekaannya, ditegaskan Retno, akan terus dilanjutkan. Indonesia juga akan terus berperan aktif dalam mendorong proses perdamaian yang inklusif di Afghanistan.

"Dalam tiga tahun ke depan, Indonesia telah berkomitmen untuk memberikan bantuan sebesar 5 juta dollar dengan fokus pada pemajuan nilai-nilai Islam yang moderat dan penguatan peran perempuan di Afghanistan, termasuk melalui mekanisme kerja sama trilateral dengan negara mitra," terangnya.

Dan prioritas kelima untuk tahun 2021, disampaikan Retno, diplomasi bekerja untuk menjaga kedaulatan dan integritas wilayah. "Untuk itu, kita akan memprioritaskan dua hal. Pertama, meningkatkan intensitas perundingan perbatasan darat dan maritim. Kedua, memperkuat upaya menjaga integritas kedaulatan NKRI," tandasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT