06 January 2021, 11:36 WIB

Menkes Latvia Dipecat Terkait Kebijakan Vaksinasi Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Latvia Krisjanis Karins, Selasa, memecat Menteri Kesehatan Ilze Vinkele karena berselisih mengenai kebijakan vaksinasi covid-19.

Karins mengatakan negara Baltik itu kini harus menhadapi konsekuensi karena tidak memiliki rencana vaksinasi yang jelas dan komprehensif.

Fokus kebijakan vaksinasi covid-19 Latvia hanya berfokus pada vaksin buatan Oxford-AstraZeneca yang belum mendapatkan izin dari Uni Eropa.

Baca juga: Trudeau Frustasi dengan Lambatnya Kampanye Vaksinasi Covid-19

Kelompok oposisi telah mengkritik lambannya kampanya vaksinasi di Latvia serta keputusan untuk hanya membeli sedikit vaksin buatan Pfizer-BioNTech.

Negara anggota Uni Eropa yang berpenduduk 1,8 juta jiwa memiliki angka infeksi terendah di Eropa di gelombang pertama covid-19.

Namun, Latvia terhantam keras oleh gelombang kedua covid-19 dengan rumah sakit-rumah sakit nyaris penuh.

Vinkele menerima permintaan PM Latvia untuk mengundurkan diri namun melontarkan serangan terkait kebijakan vaksinasi covid-19 negara itu.

"Perdana menteri berusaha melempar tanggung jawan dalam manajemen krisis covid-19," ujar Vinkele.

"Rencana vaksinasi saya lebih detail ketimbang Estonia dan Jerman. Berdasarkan rencana saya, 82% warga Latvia akan telah divaksin pada akhir 2021," lanjutnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT