03 December 2020, 07:28 WIB

Boris Johnson akan Tunggu Giliran Divaksin


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson siap mendapatkan vaksin covid-19. Hal itu diungkapkan ajudan Johnson, Rabu (2/12), sembari menegaskan PM Inggris itu akan memberi prioritas kepada warga risiko tinggi.

Sebelumnya, Johnson memuji kabar bahwa Inggris merupakan negara Barat pertama yang menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech.

"Johnson tidak mau divaksin jika masih ada orang yang berisiko tinggi yang belum mendapatkan vaksinasi," ujar sekretaris pers perdana menteri Inggris Allegra Stratton.

Baca juga: Inggris Segera Memulai Vaksinasi Pfizer-BioNTech

Perdana menteri berusia 56 tahun itu merupakan salah satu pejabat senior Inggris yang terinfeksi covid-19. Johnson dinyatakan positif covid-19 pada April lalu setelah pemerintahnya memutuskan melonggarkan aturan lockdown.

Dia awalnya meremehkan penyakit itu namun akhirnya harus dirawat selama sepekan di rumah sakit termasuk di ruang perawatan intensif. Setelah sembuh, Johnson mengakui dirinya sempat kritis.

Johnson, September lalu, mengakui kelebihan berat badan membuat dia berisiko jika tertular covid-19.

"Ketika Anda memiliki berat badan 111 kilogram, seperti saya, dengan tinggi badan sekitar 1,78 meter, sebaiknya Anda menurunkan berat badan. Saya telah melakukan iut dan saya merasa jauh lebih baik," kata Johnson, September lalu. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT