03 December 2020, 01:15 WIB

CDC akan Persingkat Masa Karantina Covid-19


MI | Internasional

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat disebut akan mempersingkat masa karantina yang disarankan terkait dengan covid-19.

Pedoman baru itu akan memungkinkan warga yang telah melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi virus untuk melanjutkan  aktivitas normal setelah 10 hari atau 7 hari jika mereka menerima hasil tes negatif. Lama karantina tersebut turun dari periode 14 hari yang direkomendasikan sejak dimulainya pandemi. Kebijakan tersebut akan mempercepat warga kembali beraktivitas normal.

Covid-19 sejauh ini telah menginfeksi lebih dari 13,5 juta orang Amerika dan menewaskan sedikitnya 270.000 orang.  Terpisah, Presiden AS Donald Trump akan mengumpulkan para pimpinan industri dan pemerintah dalam pertemuan puncak untuk membahas vaksin covid-19.

“Operation Warp Speed dari Presiden Trump terus berkembang menuju vaksin yang aman dan efektif, lima kali lebih cepat daripada vaksin lain dalam sejarah. Presiden berharap untuk bertemu para pemimpin pemerintah federal, pemerintah negara bagian, sektor swasta, militer, dan komunitas ilmiah soal pengiriman vaksin ke setiap kode pos di Amerika Serikat dalam waktu 24 jam setelah persetujuan FDA,” ungkap juru bicara Gedung Putih, Brian Morgenstern.

Pekan lalu, Trump juga mengatakan bahwa dia tidak ingin Presiden AS terpilih Joe Biden mendapat pujian untuk pengembangan vaksin.


Kasus di Prancis

Kasus covid-19 di Prancis telah berada di bawah 10 ribu kasus selama tiga hari berturut-turut. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit juga menunjukkan tren penurunan.

Pemerintah Prancis kini telah melonggarkan penutupan wilayah nasional keduanya yang diberlakukan pada 30 Oktober lalu dengan mengizinkan semua toko dibuka kembali. Presiden Emmanuel Macron mengatakan penutupan dapat dicabut pada 15 Desember jika jumlah infeksi baru per hari turun menjadi 5 ribu dan jumlah pasien covid-19 dalam perawatan intensif menurun menjadi antara 2.500 dan 3.000 orang.

Jumlah kumulatif kasus covid-19 di Prancis saat ini 2.230.571 kasus, tertinggi kelima di dunia, sedangkan warga yang meninggal mencapai 53.506 orang. (AFP/Nur/Aiw/X-11)

BERITA TERKAIT