02 December 2020, 19:48 WIB

Interpol Peringatkan Penyebaran Vaksin Covid-19 Palsu


Widhoroso | Internasional

INTERPOL memperingatkan pihak berwenang di seluruh dunia tentang adanya ancaman dari kelompok kejahatan terorganisir selama kampanye vaksinasi Covid-19 mendatang. Pembuatan vaksin palsu dan pencurian persediaan vaksin asli disebut akan menjadi aksi berbagai geng kriminal.  

Saat ini, distribusi tiga vaksin Covid-19 akan segera dimulai. Orang yang putus asa dan ingin melindungi diri mereka sendiri secepat mungkin, menjadi target para kelompok kriminal.

"Saat pemerintah bersiap untuk meluncurkan vaksin, organisasi kriminal berencana menyusup atau mengganggu rantai pasokan," kata Juergen Stock, Sekjen badan kepolisian dunia yang berbasis di Lyon, Prancis itu , dalam sebuah pernyataan, Rabu (2/12)

"Jaringan kelompok kriminal ini juga akan menargetkan masyarakat yang tidak menaruh curiga melalui situs palsu dan pengobatan palsu, yang dapat menimbulkan risiko signifikan bagi kesehatan mereka. Bahkan nyawa mereka," katanya.

Pada Juli, Interpol telah mengeluarkan peringatan tentang penyebaran alat pengujian Covid-19 palsu dan produk medis. Hal itu terjadi saat negara-negara di seluruh dunia sangat membutuhkan peralatan untuk pengujian Covid-19.

Unit kejahatan siber Interpol baru-baru ini telah melakukan penyelidikan terhadapn 3000 situs yang terhubung dengan apotik online yang menjual obat-obatan terlarang dan produk medis lainnya. Sekitatr 1700 situs diketahui menggunakan teknik untuk mencoba mengelabui orang agar menyerahkan data pribadi atau perangkat lunak lainnya. (AFP/R-1)  

 

BERITA TERKAIT