29 November 2020, 23:01 WIB

Turki Kutuk Pembunuhan Ilmuwan Iran sebagai Terorisme


Mediaindonesia.com | Internasional

TURKI mengutuk pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran dan menyebutnya sebagai tindakan terorisme yang mengganggu perdamaian di kawasan.

"Kami menyesali kematian Mohsen Fakhrizadeh setelah serangan bersenjata. Kami mengutuk pembunuhan keji ini dan menyampaikan belasungkawa kami kepada pemerintah Iran dan kerabat orang yang tewas," kata Kementerian Luar Negeri Ankara dalam pernyataan, Minggu (29/11).

"Turki menentang semua inisiatif yang bertujuan mengganggu perdamaian di kawasan dan melawan semua bentuk terorisme, tidak peduli siapa pelaku atau target mereka."

Ankara juga mendesak semua pihak untuk bertindak dengan akal sehat dan menahan diri.

Kementerian Pertahanan Iran menyampaikan Fakhrizadeh, 59, tewas pada Jumat dalam serangan bom mobil dan senjata terhadap kendaraannya sendiri. Ditambahkan bahwa dia telah menjadi kepala departemen penelitian dan inovasi kementerian.

Teheran menuduh Israel dan AS berada di balik pembunuhan Fakhrizadeh. Turki yang bertetangga dengan Iran merupakan kekuatan regional dengan sejarah hubungan yang kompleks.

Meskipun mereka sering berbaris di sisi yang berlawanan, beberapa tahun terakhir dunia telah menyaksikan mereka membangun kerja sama di beberapa bidang seperti energi. Keduanya merupakan lawan sengit Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT