27 November 2020, 11:01 WIB

AstraZeneca Akui Vaksinnya Perlu Uji Coba Tambahan


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

ASTRAZENECA mengakui pihaknya membutuhkan uji coba global tambahan untuk menilai kemanjuran vaksin covid-19 yang mereka kembangkan, setelah muncul kekhawatiran terkait efektivitas suntikannya.

Kepala eksekutif perusahaan tersebut Pascal Soriot menuturkan studi tambahan akan dijalankan untuk mengevaluasi dosis yang lebih rendah yang menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada dosis penuh dalam studi AstraZeneca.

"Sekarang kami telah menemukan mana yang sepertinya memberikan kemanjuran yang lebih baik. Kami harus memvalidasi ini, jadi kami perlu melakukan studi tambahan," kata Soriot.

Baca juga: Inggris Minta Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca Dievaluasi

Soriot mengatakan ini mungkin akan menjadi penelitian internasional lainnya tapi uji coba kali diperkirakan bisa berlangsung lebih cepat.

“Karena kami tahu kemanjurannya tinggi, jadi kami membutuhkan jumlah pasien yang lebih sedikit,” imbuhnya.

Kabar ini muncul saat AstraZeneca, yang bekerja sama dengan Universitas Oxford, menuai pertanyaan besar tentang tingkat keberhasilan mereka.

Beberapa ahli mengatakan hal itu dapat menghalangi peluangnya untuk mendapatkan persetujuan cepat dari regulator di Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.

Beberapa ilmuwan telah meragukan kekuatan hasil yang dirilis pada Senin (23/11) yang menunjukkan vaksin eksperimental 90% efektif pada subkelompok peserta uji coba yang menerima setengah dosis diikuti dosis penuh. (Aljazeera/OL-1)

BERITA TERKAIT