24 November 2020, 14:37 WIB

UNICEF Gandeng 350 Mitra untuk Program Distribusi Vaksin Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

BADAN PBB untuk Urusan Anak (UNICEF) bekerja sama dengan lebih dari 350 mitra termasuk maskapai penerbangan besar, jalur pelayaran dan asosiasi logistik dari seluruh dunia untuk mengirimkan vaksin covid-19 ke lebih dari 92 negara, segera setelah vaksin tersedia.

Direktur Divisi Pasokan UNICEF Etleva Kadili menyoroti pentingnya kemitraan untuk memastikan kapasitas memadai dalam upaya besar-besaran ini.

"Saat pengembangan vaksin covid-19 terus berjalan, UNICEF meningkatkan kerja sama dengan maskapai penerbangan, operator pengiriman, jalur pelayaran dan asosiasi logistik lainnya untuk mengirimkan vaksin penyelamat hidup secepat dan seaman mungkin," kata Kadili.

"Kolaborasi yang tidak ternilai ini akan sangat membantu untuk memastikan kapasitas transportasi yang cukup tersedia untuk program besar dan bersejarah ini. Kami membutuhkan semua bantuan saat kami bersiap untuk mengirimkan dosis vaksin covid-19, jarum suntik, dan lebih banyak peralatan pelindung pribadi untuk pekerja garis depan di seluruh dunia,” imbuhnya.

Untuk memulai persiapan, UNICEF bersama dengan Pan American Health Organization (PAHO) dan International Air Transport Association (IATA) minggu lalu telah memberi arahan kepada maskapai penerbangan global tentang persyaratan kapasitas yang diharapkan dan membahas cara untuk mengangkut hampir 2 miliar dosis vaksin covid-19 tahun depan. Ini merupakan tambahan dari 1 miliar jarum suntik yang perlu diangkut dengan angkutan laut.

Dalam beberapa minggu mendatang, UNICEF juga menilai kapasitas transportasi yang ada untuk mengidentifikasi kesenjangan dan persyaratan di masa depan.

“Pengadaan, pengiriman dan distribusi vaksin covid-19 diantisipasi menjadi operasi terbesar dan tercepat yang pernah dilakukan,” tukasnya.

Baca juga: Unicef Kirim 2 Miliar Vaksin Covid-19

UNICEF memimpin upaya untuk mendapatkan dan mengirimkan vaksin dari produsen yang memiliki perjanjian dengan fasilitas COVAX. Bekerja sama dengan PAHO, UNICEF akan mengoordinasikan pembelian dan pengiriman untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah secepat dan seaman mungkin.

Upaya tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari program lama UNICEF dengan industri logistik untuk mengangkut pasokan ke seluruh dunia meskipun ada pembatasan terkait pandemi. Sejak Januari, UNICEF telah mengirimkan pasokan covid-19 senilai lebih dari US$190 juta seperti masker, baju pelindung, konsentrator oksigen, dan alat uji diagnostik untuk mendukung negara-negara dalam menghadapi pandemi.

Sebagai pembeli tunggal vaksin terbesar di dunia, UNICEF biasanya menyediakan lebih dari 2 miliar dosis vaksin setiap tahun untuk imunisasi rutin dan respons wabah bagi hampir 100 negara.(Global Times/OL-5)

BERITA TERKAIT