24 November 2020, 14:50 WIB

2021, Filipina Targetkan 60 Juta Warga Divaksinasi Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PEMERINTAH Filipina mengatakan, sekitar 60 juta warga akan menjadi target vaksinasi covid-19 di tahun depan guna menimbulkan kekebalan pada mayoritas warga Filipina. Program vaksinasi ini menghabiskan biaya sekitar 73 miliar peso atau US$ 1,4 miliar.

Carlito Galvez Jr yang mengawasi upaya pemerintah untuk mengamankan vaksin, mengatakan bahwa negosiasi sedang berlangsung dengan empat perusahaan farmasi Barat dan Tiongkok, termasuk Pfizer Inc yang berbasis di AS dan Sinovac Biotech Ltd di Tiongkok, untuk mengamankan vaksin awal tahun depan.

Baca juga: Tiongkok Segera Izinkan Tim Internasional Selidiki Asal Covid-19

Dia menuturkan, salah satu perusahaan yang berbasis di Inggris, AstraZeneca berkomitmen untuk dapat memasok hingga 20 juta vaksin.

“Kami akan menargetkan komunitas yang paling rentan dan termiskin di daerah yang terkena dampak,” kata Galvez.

Presiden Rodrigo Duterte menginginkan polisi dan personel militer menjadi kelompok yang diprioritaskan karena kerja keras mereka, termasuk dalam urusan tanggap bencana.

“Saya membutuhkan militer dan polisi yang sehat karena jika mereka semua sakit, tidak ada yang dapat saya andalkan,” ujar Duterte.

Filipina mengonfirmasi lebih dari 420 ribu kasus covid-19 dan 8.173 kematian. Jumlah ini terbanyak kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia. (APNews/H-3)

BERITA TERKAIT