03 November 2020, 17:26 WIB

Israel Bidik Normalisasi Hubungan dengan Lima Negara Lagi


Wisnu Arto Subari | Internasional

SETELAH sukses normalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan, sekarang Israel membidik lima negara lain. Arab Saudi dan Maroko berada dalam daftar lima negara yang berpotensi  menormalkan hubungan dengan Israel berikutnya. 

Itu ditegaskan Menteri Intelijen Israel, Eli Cohen, mengatakan kepada Ynet. Dalam wawancara yang diterbitkan Senin (2/11), pejabat itu mengatakan bahwa hubungan dengan Oman, Qatar, dan Niger juga sedang dibahas.

Cohen mengisyaratkan bahwa keuntungan diplomatik Israel di masa depan itu bergantung pada hasil pemungutan suara presiden di AS pada 3 November.

Israel akan bekerja sama dengan presiden terpilih mana pun. Pada saat yang sama, Cohen memuji kebijakan AS saat ini di Timur Tengah. 

"Yerusalem berharap tidak akan ada perubahan dalam haluan. Jika kebijakan Presiden Donald Trump berlanjut, kita bisa mencapai lebih banyak kesepakatan. "

Dia juga mencela saingan Trump, mantan Wakil Presiden Joe Biden. Alasannya, kebijakan Timur Tengah Presiden Barack Obama terlalu permisif dan damai. "Pendekatan ini tidak berhasil di Timur Tengah," tegas Cohen.

Wawancara tersebut mengikuti terobosan bersejarah Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan. Semua ditengahi oleh pemerintahan AS saat ini.

Awal pekan ini, pemerintah UEA meratifikasi sejumlah perjanjian antara Abu Dhabi dan Yerusalem pada Minggu (1/11), termasuk pengecualian visa untuk warga negara yang berkunjung dari kedua negara. (i24news/OL-14)

BERITA TERKAIT