24 October 2020, 20:45 WIB

Suriah Hargai Belasungkawa Indonesia atas Tewasnya Mufti Damaskus


Mediaindonesia.com | Internasional

KEDUTAAN Besar Republik Arab Suriah di Jakarta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas belasungkawa tulus dari pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya ulama terkemuka Suriah, Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni.

Kedutaan itu juga menyampaikan rasa dukacita yang sangat mendalam atas wafatnya ulama terkemuka di Suriah, Mufti Agung Damaskus, Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni. Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni tewas setelah mobil yang dikendarainya meledak akibat bom teroris yang dipasang pada kendaraannya itu, Kamis (22/10).

"Syekh Al-Afyouni merupakan bagian dari lembaga keagamaan yang bergerak dan bekerja untuk melindungi masjid-masjid dan wadah-wadah keagamaan dari invasi ideologi teroris ekstremis." Demikian bunyi keterangan Kedutaan Besar Suriah di Jakarta yang diterima, Sabtu (24/10).

Syekh Al-Afyouni disebutkan sebagai sosok yang membela hak para ulama dalam menghadapi terorisme dan kebohongan. Ia juga membayar hidupnya bersama para cendekiawan Suriah lain sebagai harga untuk sikap patriotiknya itu.

Atas terbunuhnya Syekh Al-Afyouni, Kementerian Wakaf Suriah menegaskan bahwa para teroris dan para pembunuh--melalui cara apa pun yang mereka lakukan dengan api dan kebencian--tidak akan membungkam suara cinta yang diserukan oleh Damaskus serta Syekh Al-Afyouni.

Syekh Al-Afyouni merupakan salah satu ulama terkemuka di Suriah dan dunia Islam. Beliau juga anggota Dewan Ilmiah Fikih di Kementerian Wakaf Suriah.

Ulama yang dihormati tersebut ialah Mufti Damaskus dan pengawas umum Pusat Islam Internasional Al-Syam untuk melawan ekstremisme. Seiring dengan kejadian nahas yang menimpa Syekh Al-Afyouni, kedutaan Suriah di Jakarta menyerukan perlawanan terhadap aksi terorisme yang menargetkan para ulama. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT