20 October 2020, 12:19 WIB

Sekutunya Menang Pemilu, Morales Mengaku Ingin Pulang ke Bolivia


Basuki Eka Purnama | Internasional

MANTAN Presiden Bolivia yang hidup di pengasingan Evo Morales, Senin (19/10), mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke negaranya setelah sekutunya, Luis Arce, menang dalam pemilihan presiden.

Arce, mantan menteri perekonomian di masa pemerintahan Morales, meraih kemenangan dalam pemilu pada Minggu (18/10) setelah exit poll menunjukkan dia menang telak atas lawannya, Carlos Mesa.

Mesa, Senin (19/10), menerima kekahakan dan mengatakan keunggulan 20 poin yang diraih Arce sudah sangat jelas.

"Kami, yang mempercayai demokrasi, mengakui bahwa telah ada pemenang dalam pemilu ini," ujar Mesa.

Baca juga: Pemilu Dini Digelar di Florida

Exit poll menyebut Arce meraih 52% dukngan sementara Mesa hanya 31,5%. Hasil resmi baru akan keluar dalam beberapa hari ke depan.

Arce menyebut kemenangannya berarti demokrasi telah kembali ke negara Amerika Latin itu.

Pascakemenangan Arce, semua mata kini fokus pada Morales yang sebelumnya berkuasa selama 14 tahun di Bolivia.

"Cepat atau lambat, saya akan kembali ke Bolivia," ujar Morales dalam konferensi pers di Buenos Aires, Argentina.

"Keinginan terbesar saya adalah kembali ke Bolivia. Itu tinggal menunggu waktu saja," imbuh presiden yang digulingkan setelah kemenangannya dalam pemilu 2019 dituding penuh dengan kecurangan.

Morales mengundurkan diri pada 10 November setelah kehilangan dukungan dari angkatan bersenjata di tengah kerusuhan yang menyebabkan 36 orang tewas dan ratusan orang terluka.

Dia awalnya melarikan diri ke Meksiko sebelum akhirnya menetap di Argentina setelah Alberto Fernandez terpilih sebagai presiden.

Morales berterima kasih kepada Fernandez dan Presiden Meksiko Manuel Andres Lopez Obrador atas dukungan mereka. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT