02 September 2020, 12:14 WIB

Australia Alami Resesi Pertama dalam Tiga Dekade


Basuki Eka Purnama | Internasional

AUSTRALIA memasuki resesi pertama mereka sejak 1991 setelah perekonomian menyusut 7% di kuarter kedua saat negara itu berjuang menghadapi pandemi covid-19.

Biro Statistika Australia, Rabu (2/9), mengatakan ini merupakan kontraksi per tiga bulan tercepat sepanjang sejarah dan mengakhiri tiga dekade pertumbuhan ekonomi yang terjadi bahkan saat dunia mengalami krisis finansial.

Kepala Biro Stastitika Australia Michael Smedes mengatakan pandemi dan aturan pembatasan disebut bertanggung jawab atas merosotnya perekonomian negara itu.

Baca juga: Roche Siap Luncurkan Tes Covid-19 Berdurasi 15 Menit

Resesi ditandai dengan dua kuartal berturut-turut kontraksi. Di tiga bulan sebelumnya, perekonomian Australia merosot 3%.

Hal yang telah diperkirakan itu sejalan dengan prediksi pemerintah bahwa gross domestic product Australia akan berkontraksi 7% pada April-Juni.

"Kuartal Juni menunjukkan kontraksi yang signifikan di pengeluaran rumah tangga seiring warga mengubah perilaku mereka dan membatasi pengeluaran akibat pandemi covid-19," ujar Smedes.

Jumlah jam kerja merosot 10% sementara bantuan langsung tunai naik 49%, keduanya memecahkan rekor di Australia.

Perdagangan juga terpukul selama kuartal kali ini dengan nilai impor menurun 2,4% sementara ekspor menurun drastis 18,4%.

Saat ini, Australia mencatatkan hampir 26 ribu kasus covid-19 dan 663 kemarian, mayoritas di Melbourne dan wilayah sekitarnya sejak Juli lalu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT