26 August 2020, 09:37 WIB

Keanggotaan Mali di OIF Dibekukan


Basuki Eka Purnama | Internasional

KOMUNITAS internasional meningkatkan tekanan terhadap junta militer yang kini berkuasa di Mali. Organisasi Negara-Negara Berbahasa Prancis (OIF), Selasa (25/8), membekukan keanggotaan Mali.

Pemimpin negara-negara OIF menyepakati pembekuan itu dalam pertemuan darurat yang digelar melalui konferensi video sembari menambahkan mereka akan mempertahankan kerja sama yang akan membantu populasi sipil dan transisi menuju demokrasi.

Keputusan itu diambil sehari setelah utusan blok Afrika Barat ECOWAS dan junta militer Mali gagal mencapai kata sepakat.

Baca juga: Pengadilan Pantai Gading Larang Gbagbo Calonkan Diri Lagi

OIF juga menyerukan pembebasan presiden terguling Mali Ibrahim Boubacar Keita yang pekan lalu mengundurkan diri pascakudeta militer dengan alasan tidak ingin ada pertumpahan darah.

Organisasi itu juga meminta segera dibentuknya pemerintahan transisi. OIF berjanji akan segera mengirimkan delegasi ke Mali dalam beberapa hari ke depan.

Komunitas internasional telah mengecam aksi kudeta di Mali pada 18 Agustus lalu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT