06 August 2020, 17:23 WIB

Macron, Pemimpin Dunia Pertama yang Kunjungi Ledakan Beirut


Faustinus Nua | Internasional

PRESIDEN Prancis, Emmanuel Macron, terbang ke Beirut, Libanon, pada Kamis (6/8) waktu setempat. Dia menjadi pemimpin dunia pertama yang mengunjungi Beirut pascaledakan dahsyat yang menyebabkan kehancuran.

"Saya akan pergi ke Beirut besok untuk menyampaikan pesan persaudaraan dan solidaritas dari Prancis kepada masyarakat Libanon," bunyi cuitan Macron dalam akun Twitter.

Baca juga: Libanon Nyatakan Keadaan Bencana

Macron akan disambut Presiden Libanon, Michel Aoun. Dia dijadwalkan langsung mengunjungi lokasi kejadian. Sekaligus bertemu dengan tim penyelamat Libanon dan Prancis yang masih melakukan evakuasi.

Pemimpin muda itu juga akan dijamu di Istana Kepresidenan dan bertemu dengan sejumlah tokoh politik, termasuk Perdana Menteri Hassan Diab. Selain itu, dia dijadwalkan bertemu anggota berbagai fraksi politik dan masyarakat sipil, sebelum memberikan konferensi pers pada sore hari.

Kedua pihak berharap kunjungan itu berjalan lancar. Libanon merupakan bekas koloni Prancis, namun tetap menjalin hubungan bilateral dengan baik.

Baca juga: Amonium Nitrat, Sumber Ledakan di Berbagai Negara

Sedikitnya 21 warga Prancis terluka akibat ledakan yang bersumber dari gudang penyimpanan amonium nitrat. Kejaksaan Prancis telah membuka penyelidikan atas peristiwa tragis tersebut. Mereka menggunakan yurisdiksi untuk menyelidiki kasus di luar negeri.

Dukungan kemanusiaan dari komunitas internasional terus mengalir untuk Libanon. Negara-negara teluk pun telah mengirim bantuan kebutuhan pokok dan tim penyelamat.(France24/OL-11)

 

BERITA TERKAIT