23 July 2020, 15:30 WIB

Biden Sebut Trump Presiden Rasis Pertama AS


Faustinus Nua | Internasional

Joe Biden menyebut Donald Trump sebagai presiden rasis pertama di Amerika Serikat (AS). Lantaran, cara Trump berurusan dengan publik didasarkan pada warna kulit mereka yang dinilainya sangat memuakkan.

"Cara dia berurusan dengan orang-orang berdasarkan warna kulit mereka, asal kebangsaan mereka, dari mana mereka berasal, benar-benar memuakkan," kata calon presiden dari partai Demokrat itu (22/7).

"Tidak ada presiden yang pernah melakukan ini. Tidak pernah, tidak pernah, tidak pernah. Tidak ada presiden Republik yang melakukan ini. Tidak ada presiden Demokrat. Dia yang pertama yang melakukannya," sambung Biden.

Baca juga: Konsulat AS di Chengdu Jadi Pembalasan Tiongkok atas Houston

Menurutnya, Trump menggunakan isu ras sebagai cara untuk mengalihkan perhatian publik. "Sebab pemerintahan Trump telah melakukan kesalahan dalam penanganan pandemi covid-19," lanjutnya.

Menanggapi komentar Biden, dalam briefing Gedung Putih pada Rabu, Trump menunjuk upaya pemerintahannya meloloskan undang-undang reformasi peradilan pidana dan memperluas zona peluang kerja, serta angka pengangguran yang rendah untuk kelompok minoritas di tengah wabah virus covid-19.

"Saya telah melakukan lebih banyak untuk orang Amerika kulit hitam daripada siapa pun, dengan kemungkinan pengecualian dari Abraham Lincoln," kata Trump dengan tegas.

Persaingan menjelang pilpres AS November nanti makin ketat. Kedua calon terus melontarkan serangan-serangan mulai dari isu rasialisme, covid-19, hingga ekonomi negara itu. Biden sendiri berjanji akan menangani rasisme institusional dalam 100 hari kerja pertamanya bila memenangi pilpres nanti. (TheGuardian/OL-14)

 

BERITA TERKAIT