22 July 2020, 05:38 WIB

Presiden Ukraina Turun Tangan, Drama Penyanderaan Berakhir


Basuki Eka Purnama | Internasional

POLISI Ukraina membebaskan 13 sandera dan menangkap pria yang menyandera mereka di dalam sebuah bus selama lebih dari 12 jam, Selasa (21/7), setelah presiden negara itu sepakat memenuhi tuntutan pria beresnjata itu untuk mengunggah sebuah video rekomendasi di media sosial.

Polisi mengatakan operasi gabungan sukses menyelamatkan para sandera setelah drama penyanderaan di Kota Lutsk dengan pelaku penyanderaan yang mengancam akan meledakkan sebuah bom ditangkap.

Drama penyanderaan itu mulai berakhir ketika pelaku berbicara via telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang kemudian merekam sebuah video pendek, memenuhi salah satu tuntutan pria itu.

Baca juga: Bus di Ukraina Diserang Pria Bersenjata, 20 Penumpang Disandera

Setelah itu, tiga orang dibebaskan, disusul sandera lainnya, satu jam kemudian.

Gambar yang dirilis pemerintah Ukraina menunjukkan polisi menggiring para sandera sementara pasukan khusus berdiri di samping seorang pria yang tengkurap di samping bus dengan tangan berada di punggungnya.

Pelaku penyanderaan itu sebelumnya sempat melepaskan tembakan dan melemparkan paket bahan peledak ke jalan di kota yang berada sekitar 400 kilometer dari ibu kota Kiev.

Pelaku penyanderaan diidentifikasi sebagai Maksym Kryvosh. Pria berusia 44 tahun itu pernah dipenjara selama 10 tahun karena berbagai dakwaan. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT