11 July 2020, 11:54 WIB

Belanda akan Gugat Rusia Terkait Jatuhnya MH17


Basuki Eka Purnama |

BELANDA, Jumat (10/7), mengatakan akan menggugat Rusia ke Pengadilan HAM Eropa atas peran mereka terkait penembakan jatuh pesawat milik maskapai penerbangan Malaysia Airlines MH17 di atas Ukraina yang menewaskan sekitar 300 orang.

Langkah pemerintah Belanda itu diambil untuk mendukung kasus yang diajukan kerabat puluhan keluarga korban pesawat nahas itu di pengadilan yang bermarkas di Strasbourg itu.

Pesawat Boeing 777 yang melakukan perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur ditembak jatuh menggunakan rudal dari wilayah yang dikuasai pemberontak di Ukraina pada 17 Juli 2014.

Baca juga: Demonstrasi Antipemerintah di Serbia Masuki Hari Keempat

"Mendapatkan keadilan bagi 298 korban penembakan jatuh pesawat MH17 masih dan akan selalu menjadi prioritas pemerintah," ujar Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok.

"Dengan mengambil langkah ini, melakukan gugatan ke ECHR dan mendukung langkah yang diambil keluarga korban, kami bergerak menuju tujuan itu," lanjutnya.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan Blok telah menghubungi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengenai langkah yang diambil pemerintah Belanda itu.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari pemerintah Rusia.

Gugatan antarnegara di pengadilan HAM Eropa sangat jarang dengan hanya 24 kasus sejak 1953. Sepuluh dari 24 kasus itu melibatkan Rusia.

Mayoritas kasus di pengadilan HAM Eropa dilakukan oleh individu atau kelompok seperti yang diajukan oleh sedikitnya 65 keluarga korban MH17 pada 2018.

Mereka menuntut Rusia bertanggung jawab atas penembakan pesawat itu. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT