15 April 2020, 08:02 WIB

AS Kembalikan Rp4,6 Miliar Uang Curian 1MDB ke Malaysia


Haufan Hasyim Salengke |

DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat (AS), Selasa (14/4), mengumumkan mereka telah mengirim dana sebesar US$300 juta (Rp4,6 miliar) yang dicuri dalam skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) kepada pemerintah Malaysia yang telah dicuci melalui sistem keuangan global.

Dikombinasikan dengan dana lain yang diserahkan hampir satu tahun lalu, Departemen Kehakiman mengatakan mereka sekarang telah kembali atau membantu Malaysia memulihkan lebih dari US$1 miliar dana dan aset yang hilang terkait penipuan.

"Pemulangan dana curian kepada warga Malaysia adalah hasil dari upaya tidak kenal lelah dari jaksa dan agen federal untuk mencegah kleptokrat asing dan rekan mereka menggunakan Amerika Serikat sebagai taman bermain untuk menikmati buah dari kekayaan yang mereka curi,” ujar Jaksa AS Nick Hanna dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: AS Hentikan Pendanaan untuk WHO

"Jumlah uang yang dicuri dari rakyat Malaysia sangat mengejutkan dan kami telah tanpa henti berusaha memulihkan aset yang selalu seharusnya digunakan untuk keuntungan rakyat Malaysia," tambahnya.

Uang itu adalah bagian dari lebih dari US$4,5 miliar (Rp70 triliun) yang dikatakan penyelidik AS dijarah dari perusahaan investasi milik negara, dengan dugaan keterlibatan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak dan lingkaran dalamnya.

AS mengatakan antara 2009 hingga 2015, pejabat tinggi 1MDB dan pengusaha muda papan atas Low Taek Jho, alias Jho Low, menyedot miliaran yang semula dimaksudkan untuk mendanai investasi negara.

Low menggunakan uang hasil curian untuk membeli rumah mewah dan seni tingkat atas dan berinvestasi dalam film-film Hollywood, termasuk yang disutradarai Martin Scorsese, "Wolf of Wall Street”.

Departemen Kehakiman menyita sebagian besar aset Low dan perlahan-lahan mencairkannya untuk dikembalikan ke Malaysia. (AFP/NST/OL-1)

BERITA TERKAIT