01 October 2019, 13:37 WIB

Kelompok Al-Shabaab Serang Pangkalan AS dan Konvoi UE di Somalia


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KELOMPOK militan Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pangkalan Amerika Serikat (AS) di Somalia pada Senin (30/10), ketika Uni Eropa (UE) mengonfirmasi serangan terpisah terhadap konvoi penasihat militer Italia.

Kelompok militan yang berafiliasi dengan Al-Qaida itu pada Senin (30/9) menyerbu pangkalan militer pasukan khusus AS di Belidogle, sekitar 100 kilometer barat laut Mogadishu.

Milisi menggunakan bom kendaraan diikuti dengan tembakan sporadis oleh para petempur, menurut media pemerintah Somalia.

Serangan itu dengan cepat digagalkan oleh pasukan AS dan pasukan Tentara Nasional Somalia (SNA) yang ditempatkan di pangkalan itu.

"Hari ini teroris Al-Shabaab melakukan serangan yang gagal terhadap pangkalan SNA di wilayah Lower Shabelle, 70 mil (113 kilometer) Barat Laut Mogadishu," kata media pemerintah.

"Meskipun Al-Shabaab menghabiskan banyak sumber daya saat melakukan serangan ini, pada akhirnya tidak berhasil karena kewaspadaan dan tindakan cepat SNA," tambahnya.

"Tentara yang ditempatkan di pangkalan militer dapat terhindar dari cedera dan berhasil mengusir para penyerang dalam waktu kurang dari 10 menit," kata Televisi Nasional Somalia.

Baku tembak mengakibatkan beberapa pejuang Al-Shabaab kehilangan nyawa mereka, menurut laporan televisi tersebut.

Para milisi menggunakan dua alat peledak yang diangkut dengan kendaraan yang disimpan di truk, seorang pejabat senior militer dari wilayah Lower Shabelle mengatakan kepada Anadolu Agency dengan syarat anonim.

Setelah serangan itu, Al-Shabaab merilis pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu oleh pasukan elit mereka.

Kelompok militan mengklaim telah menewaskan 100 tentara dan menghancurkan lima pesawat militer di pangkalan militer AS, yang merupakan yang terbesar di negara Tanduk Afrika.

Belidogle adalah situs peluncuran utama untuk operasi drone AS terhadap Al-Shabaab dan cabang kelompok teror Daesh (IS) di Somalia.

Dalam insiden terpisah pada Senin, seorang pejabat keamanan mengatakan penasihat Uni Eropa (UE) yang melatih Tentara Nasional Somalia juga diserang oleh bom mobil di Mogadishu.

Ledakan itu gagal mengenai konvoi pasukan penjaga perdamaian Italia tetapi melukai warga sipil Somalia yang berada di dekatnya, menurut laporan.

Wakil Menteri Luar Negeri Italia, Emanuela Del Re, mengatakan di Twitter bahwa tentara Italia menjadi sasaran serangan itu.

Serangan-serangan itu merupakan yang terbaru dari serangkaian pengeboman dan serangan yang diklaim oleh Al-Shabaab.

Para teroris diusir dari Mogadishu oleh pasukan pemerintah yang didukung oleh 20.000 pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika pada 2011. Namun, mereka masih melakukan serangan termasuk aksi bom bunuh diri terhadap target pemerintah. (AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT