PT Jaswita Jabar Gandeng Perbankan Siapkan Pembiayaan bagi Jemaah Umrah


Bayu Anggoro - 15 August 2022, 22:50 WIB

KEBERANGKATAN umrah sudah kembali normal. Sudah banyak jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

Direktur Keuangan PT Jaswita Jabar, Shobirin, mengatakan, pihaknya sudah memberangkatkan tiga kelompok jamaah umrah di masa pandemi 2022
ini. "Mulai tahun ini, kami melayani travel Umrah. Kami sudah memberangkatkan tiga kelompok umrah, sebelum ibadah haji kemarin. Pertama April, kedua Mei, lalu Juni," katanya saat melepas keberangkatan 40 jamaah umrah, dari Bandung, Senin (15/8).

Menurutnya, pihak Kerajaan Arab Saudi sudah membuka pelaksanaan ibadah
tersebut secara normal. Meski tetap mengedepankan protokol kesehatan,
warga yang akan umrah bisa pergi tahun ini.

Pihaknya pada tahun ini menargetkan bisa memberangkatkan hingga
8.000 jamaah. "Target sebanyak-banyaknya. Tapi kemungkinan di kisaran
6-8 ribu," katanya.

Lebih lanjut dia katakan, sebagai BUMD yang bergerak di sektor
pariwisata, pihaknya ingin mengoptimalkan keberangkatan Umrah. Terlebih, ibadah yang biasa disebut juga wisata religi ini menjadi primadona bagi warga muslim, termasuk si Jawa Barat.

Oleh karena itu, pihaknya melayani pembiayaan keberangkatan Umrah
bekerjasama dengan dua perbankan. "Jadi kami ada program berangkat dulu, bayar nanti. Kerja sama dengan bank BUMD dan swasta," katanya.

Menurutnya, program tersebut bagi semua kalangan, tidak hanya PNS saja.
"Ini bagi semua warga umum. Ketentuannya ada di bank terkait," katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Jaswita, Deni N Hadimin,
memastikan pihaknya memberikan fasilitas yang terbaik bagi jamaah yang
menggunakan jasa perusahaannya. Dengan harga berkisar Rp28 juta sampai Rp31 juta, menurutnya, jamaah akan dilayani dengan baik.

"Hotel yang terdekat, dengan fasilitas terbaik," katanya.

Deni menambahkan, turunnya aktivitas perusahaan ke dalam travel umrah merupakan wujud dari visi misi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. "Agar bisa mengelola unit Umrah. Bahkan unit umrah ini bisa jadi tulang punggung perusahaan kami." (N-2)

BERITA TERKAIT