Hapus Tren Buruk Lawan Thailand


Akmal Fauzi - 05 July 2022, 15:30 WIB

TIM nasional Indonesia U-19 berambisi menghapus tren buruk melawan Thailand pada Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabragha, Bekasi, Rabu (6/7). Pelatih Shin Tae-yong meminta anak asuhnya menjaga fokus permainan demi memetik tiga poin di laga nanti.

Thailand memang menjadi lawan terberat di Grup A. Mereka sekarang memimpin klasemen usai bermain sempurna dalam dua laga awal. Tim yang diarsiteki Salvador Valero Garcia itu unggul tipis 1-0 melawan Filipina sebelum mengalahkan Myanmar tiga gol tanpa balas. Sementara Indonesia ada di urutan kedua dengan empat poin disusul Vietnam dengan poin sama namun kalah produktivitas gol.

Di ajang Piala AFF U-19, Thailand unggul atas Indonesia dari lima kali pertemuan terakhir. Pasukan Gajah Perang menang tiga kali berbanding Garuda Nusantara yang meraih dua kali.

Sementara bagi Shin, melawan Thailand menjadi tantangan untuknya. Sejak menjadi pelatih timnas Indonesia di level U-19 hingga senior, Shin belum pernah menang melawan Thailand.

"Memang sejak saya pegang skuad Indonesia lawan Thailand tiga kali, satu kali seri dan dua kali kalah. Namun ada progresnya. Memang ketika pelatih kepala diganti tim tidak langsung tangguh, ada prosesnya. Saya minta kami didukung saja," ucap Shin.

Shin mengatakan masih ada evaluasi untuk pemainnya meskipun baru meraih kemenangan telak 7-0 atas Brunei Darussalam. Di babak pertama, Indonesia bisa unggul 6-0, bahkan lima gol terjadi dalam 20 menit.

Akan tetapi setelah pergantian sejumlah pemain, performa pemain di babak kedua menurun dan hanya bisa mencetak satu gol. Shin menarik keluar dua bintang andalan Indonesia U-19, Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan serta Arkhan Fikri.

Dari perubahan pemain itu juga performa Garuda Nusantara terlihat berbeda dibandingkan dengan babak pertama. Meski demikian Shin menolak komposisi pemain di babak kedua sebagai pemain cadangan atau pelapis. Bagi Shin, skuad Indonesia yang ada di Piala AFF U-19 adalah pemain inti.

Baca juga: Shin Tae-yong Soroti Mental Pemain Saat Dikalahkan Thailand

Shin menyebut penurunan performa Indonesia di babak kedua hanya karena konsentrasi yang menurun sehingga hanya tercipta satu gol.

"Di babak kedua setelah pergantian pemain, organisasi kami tidak seperti babak sebelumnya. Selain itu, konsentrasi juga menurun. Kami akan persiapkan untuk melawan Thailand nanti," tutur Shin.

Sementara itu, Pelatih Thailand U-19 Salvador Valero Garcia mengatakan Indonesia adalah tim kuat di Grup A. Akan tetapi, kekuatan Garuda Nusantara dinilai berpengaruh karena tak diperkuat bek Muhammad Ferarri yang mengalami cedera pada laga perdana melawan Vietnam. Situasi itu akan membuat Thailand juga beradaptasi dengan skema permainan dari pasukan Shin Tae-yong.

"Pertandingan melawan Indonesia merupakan laga yang cukup sulit. Akan tetapi, kami telah mengumpulkan banyak informasi. Kapten mereka cedera saat melawan Vietnam. Ini mungkin menjadi variabel buat kami dan juga bakal memengaruhi mereka," kata Salvador, Senin (4/7) malam.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui sudah memantau timnas Indonesia U-19 sejak berlaga di Turnamen Toulon 2022 Prancis. Namun, Salvador sadar Garuda Nusantara saat ini jauh berbeda dari yang ada di turnamen sebelumnya.

"Kami sudah memantau Indonesia sejak tampil di Toulon. Namun, mereka mengubah sistem permainan," tutur Salvador.

Secara khusus, Salvador mewaspadai pergerakan Marselino Ferdinan yang menjadi pemain kunci timnas Indonesia U-19. Menurutnya, Marselino adalah kreator dalam serangan Garuda Nusantara.

"Marselino Ferdinan menjadi pemain yang kami waspadai. Dia adalah salah satu pemain kunci Timnas Indonesia U-19. Kami akan menyiapkan strategi khusus untuk menghentikannya".(OL-5)

BERITA TERKAIT