Program Jawara Telah Bukukan Penjualan Rp2,5 M


Mediaindonesia.com - 03 July 2022, 20:41 WIB

Jaring Pangan Warung Rakyat (Jawara) sebuah inisiasi program permodalan yang diadakan oleh PT Jaring Pangan Indonesia telah berhasil membukukan penjualan hingga US$160 ribu atau setara hampir Rp 2,5 miliar.

Program Jawarayang mulai disosialisasikan dari Q4 akhir 2021 berhasil menciptakan lebih dari 500 micro entrepreneur baru.

Menurut Tjong Benny selaku CEO PT Jaring Pangan Indonesia memaparkan bahwa potensi bisnis dari Jawara ini sesuai dengan proyeksi awal pembuatan program ini. 

“Kami melihat potensi pasar dari program ini dan meyakini bahwa program ini adalah sebuah solusi yang tepat agar dapat menciptakan kesetaraan ekonomi” terang Benny.

Deddy Effendi selaku Head Communications and Business PT Jaring Pangan Indonesia menjelaskan bahwa setiap Jawara yang saat ini sudah aktif memulai usahanya bisa mengantongi keuntungan perbulan hingga 2 juta per bulan. Hal tersebut bisa terjadi karena PT Jaring Pangan Indonesia tidak mematok nilai jual produknya sehingga ada margin keuntungan yang bisa direncanakan oleh setiap Jawara berdasar dari market yang dilayani oleh mereka. 

“Pencapaian penjualan hingga US$160 ribu ini merupakan bukti bahwa kemampuan bisnis para-Jawara ini memang sudah ada, namun kesempatannya saja yang tidak ada. Melalui program Jawara ini mereka membuktikan bahwa mereka mampu, mengingat 80% JAWARA ini adalah masyarakat yang tidak memiliki latar belakang berdagang sebelumnya atau zero experience,” ungkap Deddy.

Antusiasme masyarakat yang ingin mengikuti program ini sangat tinggi, hampir 7.000 orang mendaftar program dan kebanyakan dari Jabodetabek. Untuk sebaran Jawara sendiri di Jabodetabek hingga saat ini telah mencapai 300 titik dan terus ditingkatkan. Sedangkan untuk kota lain Jawara akan di fokuskan di 5 kota yakni Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang dan Bandung.

Tak hanya fokus kepada Jawara, PT Jaring Pangan Indonesia juga berfokus pada peningkatan produksi.  “Kami terus meningkatkan kemampuan produksi kami dengan cara membeli langsung hasil panen dari petani ataupun dari peternak. Saat ini lumbung produksi kami sudah tersebar di 6 daerah di Indonesia.” ungkap Tjong Benny. 

Adapun  Jaring Pangan Indonesia saat ini bekerja sama dengan 300 petani, 100 peternak ayam dan telur. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT